Sarat Nilai Sejarah dan Sinergi DaerahNama Lapangan Cokronegoro sendiri memiliki keterkaitan erat dengan asal-usul Desa Limpung.
Berdasarkan tuturan sejarah lokal, Cokronegoro merupakan salah satu prajurit Pangeran Diponegoro yang membuka wilayah permukiman (babat tanah) di Limpung. Jejak peninggalannya masih tersimpan melalui prasasti serta makam keramat di TPU desa setempat.
Sinergi pembangunan fasilitas ini turut disambut positif oleh BNI dan tokoh masyarakat setempat.
Baca Juga:Batang Night Carnival 2026: Ajang Kreativitas Masyarakat yang Juga Jadi Sarana Kepedulian Sosial bagi NTTEstafet Obor Comal 2026, Rizal Bawazier: Ini Alat Pemersatu, Bukan Sekadar Menang-Kalah
Branch Manager BNI Limpung, Edi Susanto, mengapresiasi kolaborasi bersama DPR RI dalam memfasilitasi kebutuhan warga Batang. Ia berpesan agar warga turut menjaga kebersihan di sekitar area lintasan.
“Kami berterima kasih atas kolaborasinya. Harapan kami fasilitas ini dimanfaatkan maksimal, dijaga kebersamaannya, dan yang terpenting jagalah kebersihan dari sampah,” ujar Edi.
Sementara itu, tokoh masyarakat Limpung, Tri Teguh, berharap kemitraan serupa terus berlanjut di wilayah Dapil Jateng X agar makin banyak infrastruktur publik yang menyentuh langsung kebutuhan warga di tingkat kecamatan.
