Estafet Obor Comal 2026, Rizal Bawazier: Ini Alat Pemersatu, Bukan Sekadar Menang-Kalah

Estafet Obor Comal 2026
Anggota DPR RI Rizal Bawazier bersama PLT Bupati Pemalang mengikuti kegiatan Estafet Obor Comal 2026 dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI
0 Komentar

PEMALANG – Ruas Jalan Gatot Subroto di Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, berubah menjadi lintasan balap malam yang meriah pada Sabtu (22/8/2026).

Sebanyak 48 pelari mengadu kecepatan dalam Estafet Obor Comal 2026, sebuah ajang tahunan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang menyuguhkan aturan main tidak biasa.

Keunikan lomba ini terletak pada sistem pembentukan tim. Panitia mengocok seluruh peserta secara acak, kemudian membaginya ke dalam 16 regu yang masing-masing beranggotakan tiga orang.

Baca Juga:Harga Emas Perhiasan Beragam Hari Ini, Rabu 24 Juni 2026 di Raja Emas Alami PenurunanLibur Sekolah Dimanfaatkan untuk Evaluasi Program MBG, 11 SPPG di Batang Ternyata Tak Beroperasi

Dengan jarak tempuh sekitar 250 meter, setiap pelari harus berlari kencang sambil membawa obor yang wajib tetap menyala hingga mencapai garis akhir. Obor yang padam otomatis berakibat sanksi, sesuai aturan yang telah ditetapkan panitia.

Ketua Panitia Estafet Obor Comal 2026, Irwan Syafi’i, mengungkapkan bahwa animo peserta tahun ini mengalami lonjakan signifikan. Para pelari tidak hanya berasal dari Comal, tetapi juga merambah wilayah sekitarnya.

“Tahun ini pesertanya tidak hanya warga Comal. Ada dari Ulujami, Petarukan, Ampelgading, sampai Bodeh,” ujar Irwan kepada wartawan di sela-sela acara.

Ia menjelaskan, perlombaan menerapkan sistem gugur. Peserta yang kalah langsung tersingkir, sementara pemenang terus melaju hingga babak final untuk memperebutkan juara pertama, kedua, dan ketiga.

Salah satu daya tarik utama yang membedakan event ini dari lomba pada umumnya adalah hadiah bagi sang juara.

Gelar juara pertama tidak hanya dibarengi piagam, melainkan seekor kambing sehat. Sementara itu, peringkat kedua dan ketiga membawa pulang uang tunai.

“Hadiah juara satu kambing, yang kedua dan ketiga uang tunai,” terangnya.

Baca Juga:Bupati Batang Pantau Langsung SPMB SMP, Pastikan Transparansi dan Pendampingan MaksimalRizal Bawazier: LPS Koperasi Harga Mati Masuk RUU Perkoperasian, Anggota Butuh Rasa Aman

Sinergi Olahraga dan Pemberdayaan UMKM

Estafet Obor Comal 2026 tidak hanya mengandalkan aksi lari di malam hari. Panitia turut menghadirkan etalase produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal sebagai bagian dari upaya menggerakkan roda ekonomi.

Sejumlah kuliner khas Comal dan sekitarnya dipamerkan, mulai dari Botok Setan, semprong khas Posongan, brownis dari Puroharjo-Pelutan, hingga kue Khamir dan air mineral Ajibpol.

Bahkan, panitia membagikan sebagian produk tersebut secara cuma-cuma kepada masyarakat yang memadati lokasi, menjadikan arena lomba sekaligus ruang interaksi ekonomi yang atraktif.

0 Komentar