KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Penyaluran bantuan pangan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, telah merealisasikan distribusi sebesar 93 persen atau menjangkau 107.499 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Perum Bulog Cabang Semarang menargetkan seluruh proses distribusi untuk total 115.000 penerima di Kendal rampung sebelum batas waktu 30 September 2026.
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Semarang, Yudha Adi, menjelaskan bahwa penyaluran periode ini merupakan akumulasi alokasi tiga bulan sekaligus (Juli, Agustus, dan September). Setiap KPM menerima total 30 kilogram beras atau tiga karung kemasan 10 kilogram.
Baca Juga:Kasus Kebakaran di Kendal Tembus 312 Kejadidang, Pemkab Tekankan Pentingnya Penanganan Menit AwalPenuh Canda? Ramalan Cinta Zodiak 29 September 2026 untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan PiscesÂ
“Untuk Kabupaten Kendal realisasi sudah 93 persen. Sesuai tenggat waktu yang diberikan kepada Bulog, per 30 September seluruh penerima manfaat ditargetkan sudah menerima bantuan,” kata Yudha saat penyerahan bantuan di Desa Tratemulyo, Kecamatan Weleri, Senin (28/9/2026).
Khusus wilayah Kecamatan Weleri, alokasi beras menyasar 5.793 KPM yang tersebar di 16 desa dengan total pasokan mencapai 198,8 ton.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menegaskan bahwa bantuan beras CPP dialokasikan untuk meringankan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus menekan laju inflasi pasokan bahan pokok daerah.
Dyah mengingatkan seluruh penerima agar memanfaatkan beras tersebut untuk konsumsi keluarga dan melarang keras tindakan memperjualbelikan komoditas bantuan pemerintah.
“Bantuan ini harus dikonsumsi sendiri untuk pemenuhan gizi keluarga. Jangan sampai diperjualbelikan karena ada sanksi hukum bagi yang melanggar,” ujar Dyah.
Pemerintah Kabupaten Kendal meminta seluruh pemerintah desa rutin memperbarui data pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem melalui verifikasi faktual dari rumah ke rumah (door to door) agar alokasi bantuan CPP tepat sasaran. (fur)
