PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 2 Pekajangan mendapatkan edukasi karakter dan pencegahan perundungan (anti-bullying) secara spontan dari aparat Kepolisian Sektor (Polsek) setempat di Masjid Al Mujahidin, Desa Tangkil Kulon, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Edukasi dadakan tersebut disampaikan langsung oleh Bhabinkamtibmas Aiptu Dian Mashabi seusai para siswa menunaikan ibadah shalat Zuhur berjamaah.
Aiptu Dian memanfaatkan momentum usai menjenguk keluarga rekannya di kawasan tersebut untuk memberikan arahan keselamatan serta pencegahan kekerasan fisik maupun verbal di lingkungan sekolah.
Baca Juga:Unjuk Gigi di Kriyanusa 2026 Jakarta, Dekranasda Pekalongan Bawa Produk Batik dan Fesyen UMKMTingkatkan Minat Baca, Pemkot Pekalongan Gelar Festival Literasi 5-11 Oktober 2026 di Dinarpus
“Saya berpesan kepada anak-anak hebat SD Muhammadiyah 2 Pekajangan agar terus menjadi pelopor kerukunan antar-sesama teman. Tolong jauhi segala bentuk perundungan, baik ejekan fisik maupun verbal,” ujar Dian di hadapan para siswa.
Selain menyoroti isu perundungan, Dian mengingatkan para pelajar untuk menjaga keselamatan di jalan raya serta tidak meniru aksi berbahaya seperti berkendara ugal-ugalan atau freestyle sepeda motor.
Ia juga mengimbau anak-anak untuk tidak ragu meminta bantuan kepolisian melalui saluran siaga panggilan darurat 110 apabila menemui kondisi darurat.
Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah 2 Pekajangan, Faturrahman, mengapresiasi tinggi langkah kepedulian Bhabinkamtibmas yang dinilai sejalan dengan program penguatan pendidikan karakter berbasis keagamaan dan kedisiplinan di sekolahnya. (mal)
