Tingkatkan Minat Baca, Pemkot Pekalongan Gelar Festival Literasi 5-11 Oktober 2026 di Dinarpus

Tingkatkan Minat Baca, Pemkot Pekalongan Gelar Festival Literasi 5-11 Oktober 2026 di Dinarpus
ISTIMEWA. FESTIVAL LITERASI - Kegiatan Festival Literasi menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Pekalongan dalam meningkatkan minat baca sekaligus mendorong peningkatan indeks pembangunan literasi masyarakat.
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) siap menggelar Festival Literasi Kota Pekalongan selama tujuh hari penuh, mulai 5 hingga 11 Oktober 2026.

Perhelatan yang dipusatkan di halaman kantor Dinarpus Kota Pekalongan ini dirancang sebagai wadah edukasi dan ruang kreativitas masyarakat, sekaligus upaya mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM).

Kepala Bidang Perpustakaan Dinarpus Kota Pekalongan, Mahfud, menyampaikan bahwa festival ini terbuka bagi umum dan menyasar partisipasi aktif para pelajar dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK.

Baca Juga:Gagalkan Rencana Tawuran di Kendal, Polisi Amankan Pelaku dan Sita Celurit Sepanjang 2 MeterKedepankan Kejujuran! Ramalan Cinta Zodiak 1 Oktober 2026 untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

“Festival ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus indeks pembangunan literasi masyarakat di Kota Pekalongan,” ujar Mahfud di Pekalongan, Rabu (30/9/2026).

Selama festival berlangsung, pengunjung disuguhi berbagai rangkaian agenda menarik, seperti bedah buku, lomba literasi, panggung kreativitas anak, serta pameran yang melibatkan sekitar 32 stan bazar buku dan UMKM.

Acara pembukaan pada 5 Oktober 2026 mendatang juga dimeriahkan pertunjukan atraksi barongsai, solo song, serta penampilan Tari Pindang Tandang khas Kota Batik yang dibawakan oleh para pelajar lokal.

Melalui penyelenggaraan berbagai program literasi yang berkelanjutan, Dinarpus berupaya melampaui capaian IPLM Kota Pekalongan tahun 2025 yang berada di angka 78,75, sekaligus memperkuat ekosistem belajar masyarakat yang adaptif dan inklusif. (nul)

0 Komentar