BATANG, RADARPEKALONGAN.ID — Kebun Bunga Matahari di kawasan Catra Kopi, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, kembali memasuki masa mekar musiman pada awal Oktober 2026.
Hamparan ribuan bunga matahari berwarna kuning cerah dengan latar pemandangan pegunungan Batang tersebut seketika menjadi magnet wisata alternatif bagi warga lokal hingga wisatawan dari Kota Pekalongan dan sekitarnya.
Founder Catra Kopi Batang, Barozi, menyampaikan bahwa penanaman bunga matahari ini telah memasuki tahun kedua sejak ditanam pada Agustus lalu.
Baca Juga:DP3AP2KB Batang Gelar Workshop Kesehatan Mental, Para Ibu Imbau Pahami Psikologis KeluargaBertemu Orang Menarik? Ramalan Cinta Zodiak 4 Oktober 2026 untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces
“Ini sudah memasuki tahun kedua kami melakukan penanaman bunga matahari. Biasanya kami tanam pada Agustus dan mulai mekar pada Oktober,” kata Barozi di Blado, Sabtu (3/10/2026).
Barozi mengingatkan para pengunjung agar tidak melewatkan momen ini karena fenomena mekarnya bunga matahari terbilang relatif singkat, yakni diperkirakan hanya bertahan hingga akhir Oktober atau awal November.
“Memang ini momen yang tidak bisa dinikmati setiap hari. Ketika sedang mekar, banyak warga yang datang untuk melihat dan berfoto di kebun bunga matahari,” ujarnya.
Saat ini kawasan tersebut dikembangkan dengan menanam sekitar 1.000 pohon bunga matahari yang terdiri dari dua varietas, yakni tipe food untuk produksi kuaci dan tipe oil untuk bahan baku minyak nabati.
Untuk dapat menikmati keindahan kebun dan berfoto di area tersebut, pengunjung cukup membayar tiket masuk seharga Rp 3.000 per orang, yang seluruhnya dialokasikan untuk biaya perawatan tanaman.
Pengelolaan kebun juga mengandalkan pemberdayaan masyarakat lokal melalui kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Karang Taruna setempat guna mendorong roda perekonomian warga di sekitar destinasi wisata. (nov)
