DP3AP2KB Batang Gelar Workshop Kesehatan Mental, Para Ibu Imbau Pahami Psikologis Keluarga

DP3AP2KB Batang Gelar Workshop Kesehatan Mental, Para Ibu Imbau Pahami Psikologis Keluarga
DOK. ISTIMEWA. PAPARAN - Praktisi kesehatan mental, Rilla Fiftina Hadi, memaparkan materi dalam workshop tentang kesehatan mental yang dihelat DP3AP2KB Batang, baru-baru ini.
0 Komentar

BATANG, RADARPEKALONGAN.ID — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang menggelar workshop bertajuk “Tips Sehat Mental Bagi Kalangan Perempuan” di Aula BPKPSDM Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (1/10/2026).

Dalam forum tersebut, kaum perempuan khususnya para ibu, diimbau untuk tidak hanya berfokus pada kondisi psikologis pribadi, tetapi juga memiliki kepekaan tinggi terhadap perubahan kesehatan mental orang-orang terdekat, terutama anak-anak.

Dokter spesialis kejiwaan sekaligus praktisi kesehatan mental, Rilla Fiftina Hadi, menjelaskan bahwa dinamika perubahan kehidupan dan tekanan ekonomi sering kali memicu gangguan kesehatan mental yang gejalanya tidak disadari sejak awal oleh penderitanya.

Baca Juga:Bertemu Orang Menarik? Ramalan Cinta Zodiak 4 Oktober 2026 untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan PiscesAgak Cemburu? Ramalan Cinta Zodiak Minggu 4 Oktober 2026 untuk Leo, Virgo, Libra, dan Scorpio

“Salah satu tanda yang bisa dideteksi adalah perubahan perilaku seseorang yang sering kali jadi lebih pendiam dari sebelumnya, jarang bersosialisasi, konsentrasi dalam pekerjaan terganggu, hingga kesulitan tidur,” ujar Rilla di Batang, Kamis (1/10/2026).

Rilla menekankan bahwa penanganan awal yang tepat sangat dibutuhkan sebelum kondisi memburuk. Langkah mendasar yang dapat dilakukan di antaranya membenahi kualitas istirahat malam serta membuka komunikasi yang sehat dengan sosok tepercaya tanpa memberikan stigma negatif.

Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak DP3AP2KB Batang, Weni Ary Susanti, menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membangun jaringan kepedulian antar-perempuan di tengah tingginya rutinitas harian yang berisiko memicu kecemasan.

Momen workshop tersebut juga ditandai dengan peresmian Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Kabupaten Batang.

Kepala DP3AP2KB Batang, Joko Prasetyo, berharap Forum Puspa dapat berfungsi optimal sebagai wadah pengaduan, pendampingan, serta ruang penanganan bagi berbagai persoalan yang dihadapi perempuan dan anak di Kabupaten Batang. (sef)

0 Komentar