Perdana Digelar, Bumiayu Art Festival Weleri Angkat Potensi UMKM dan Seni Tradisi Lokal

Perdana Digelar, Bumiayu Art Festival Weleri Angkat Potensi UMKM dan Seni Tradisi Lokal
ABDUL GHOFUR. ART FESTIVAL - Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, Kepala Desa Bumiayu Istaroh, dan Anggota DPRD Kendal Paramita Anita Putri bersama warga memeriahkan Art Festival Bumiayu di Desa Bumiayu, Minggu (4/10/2026).
0 Komentar

KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Pemerintah Desa Bumiayu bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kendal menggelar ajang Bumiayu Art Festival untuk pertama kalinya di Lapangan Sepakbola Desa Bumiayu, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Minggu (4/10/2026).

Festival yang memadukan kegiatan olahraga, promosi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pentas seni tradisi ini dirancang sebagai ruang ekspresi warga sekaligus penggerak ekonomi lokal menuju desa wisata.

Kegiatan diawali dengan senam pagi bersama yang diikuti antusias oleh ratusan warga serta dihadiri langsung oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari.

Baca Juga:Baja Ringan Buatan KIK Kendal Tembus Pasar Australia, Auri Steel Bidik Ekspor Rp 132 MiliarDP3AP2KB Batang Gelar Workshop Kesehatan Mental, Para Ibu Imbau Pahami Psikologis Keluarga

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dan menilai kegiatan olahraga massal tersebut sebagai bentuk nyata penerapan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di tingkat desa.

“Ini sebagai implementasi dari Germas, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Salah satunya melaksanakan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari. Tadi ternyata sudah satu jam, sehingga ini menjadi implementasi Germas,” ujar Bupati yang akrab disapa Mbak Tika tersebut di Kendal, Minggu (4/10/2026).

Kepala Desa Bumiayu, Istaroh, menjelaskan bahwa festival perdana ini memprioritaskan pameran produk ekonomi kreatif dan jajanan tradisional khas perdesaan seperti ketupat, tiwul, hingga gemblong.

Selain bazar kuliner, ajang ini juga menampilkan seni pertunjukan lokal, salah satunya kesenian Barongan dari RT 02 Tempel Desa Bumiayu, guna melestarikan warisan budaya setempat.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Kendal, Paramita Atika Putri, menyebut keberhasilan festival ini merupakan hasil kolaborasi aspirasi warga bersama Disporapar, pemerintah daerah, dan DPRD Kendal.

Paramita berharap Bumiayu Art Festival dapat dijadikan agenda tahunan yang berkelanjutan untuk memperkuat daya tarik Desa Bumiayu sebagai salah satu destinasi desa wisata potensial di Kabupaten Kendal. (fur)

0 Komentar