KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Lembaga Perekonomian Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kangkung memperkuat pemberdayaan ekonomi berbasis jemaah melalui peresmian gerai ritel Nusamart 2 di Jalan Wates, Desa Rejosari, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Peresmian yang berlangsung pada Senin (5/10/2026) tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua MWC NU Kangkung, Kiai Rosidin, serta dihadiri oleh Rais Syuriyah PCNU Kendal, KH Masykur Amin.
Pengembangan bisnis usaha ritel ini mengusung model investasi gotong royong melalui penanaman modal saham jemaah.
Baca Juga:Pemkot Pekalongan Alokasikan Rp 2 Miliar Bangun Kolam Renang Standar NasionalPemkab Pekalongan Janji Rampungkan Honor Outsourcing PT RNB Paling Lambat November 2026
“Sampai saat ini sudah terkumpul 837 lembar saham dengan nilai Rp 1 juta per lembar. Kami masih membuka kesempatan bagi warga yang ingin ikut berinvestasi,” ujar Ketua Lembaga Perekonomian MWC NU Kangkung, Moch. Zaenal Arifin, di Kendal.
Zaenal memaparkan, skema pembagian hasil usaha dirancang dengan porsi 80 persen keuntungan didistribusikan kepada pemegang saham, sedangkan 20 persen sisanya dialokasikan sebagai kas operasional MWC NU Kangkung.
Ekspansi bisnis ekonomi jemaah ini diproyeksikan berlanjut dengan pembukaan gerai Nusamart 3 di Desa Kalirandu, Kecamatan Cepiring, yang dijadwalkan beroperasi mulai 31 Oktober 2026.
Selain jaringan minimarket Nusamart, MWC NU Kangkung juga telah mengembangkan ekosistem usaha lain, seperti Koperasi Nusa Sejahtera, lini kuliner Resto Nusa Seafood di kawasan Pantai Indah Kemangi, hingga pemberdayaan lapak komoditas hasil bumi.
Rais Syuriyah PCNU Kendal, KH Masykur Amin, mengapresiasi terobosan ini sebagai langkah strategis organisasi dalam membangun ketahanan dan kemandirian ekonomi umat secara berkelanjutan. (fur)
