BATANG, RADARPEKALONGAN.ID — SMAN 1 Wonotunggal terus mengasah kemampuan komunikasi para siswanya di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi digital.
Untuk meningkatkan keberanian tampil di depan umum, pihak sekolah menggelar pelatihan keterampilan menjadi pembawa acara (master of ceremony/MC) dan public speaking dengan menghadirkan pakar komunikasi.
Pelatihan tersebut menghadirkan Communication Trainer BNSP RI, Rizqiya, serta Tatik Setyaningsih dari Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang.
Baca Juga:Polisi Kendal Bongkar Aksi Tawuran Remaja, Sita Celurit 82 Cm dan Amankan PelajarGeliat Sport Tourism di Batang, DPRD Sebut Jadi Pengungkit Ekonomi dan Magnet Wisata
Koordinator Literasi sekaligus Guru Bahasa Indonesia SMAN 1 Wonotunggal, Fitri Daniati, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah bagi siswa untuk mempraktikkan seni berbicara secara interaktif.
“Biar anak tampil lebih meyakinkan, serta secara spesifik mampu menjadi MC yang komunikatif, ekspresif, dan inspiratif, baik acara formal maupun nonformal,” ujar Fitri di Batang, Senin (5/10/2026).
Dalam sesi materi, Communication Trainer BNSP RI, Rizqiya, menekankan pentingnya konsistensi latihan dalam membangun rasa percaya diri di hadapan audiens.
Ia mengingatkan para siswa untuk tidak takut memulai pengalaman baru meski masih merasa ragu dengan kemampuan diri.
Siswa tidak hanya menerima materi teori, melainkan langsung mempraktikkan teknik membawakan acara formal maupun nonformal untuk melatih ekspresi dan mental bertutur di depan public.
Melalui pembekalan ini, SMAN 1 Wonotunggal berharap para peserta didik memiliki bekal kecakapan interpersonal yang kuat untuk menunjang kebutuhan akademis maupun dunia kerja kelak. (nov)
