KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari meminta generasi muda di Kecamatan Patebon untuk mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah dan tidak menjadikan peringatan Sumpah Pemuda sekadar seremoni tahunan.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Dyah dalam forum penguatan kepemudaan bertajuk “Semangat Sumpah Pemuda” yang diikuti sekitar 40 perwakilan organisasi kepemudaan di Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Selasa (6/10/2026).
Bupati menegaskan, pemuda memegang posisi strategis sebagai pilar kekuatan sumber daya manusia yang harus membentengi diri dengan karakter keindonesiaan serta jiwa pengabdian tinggi.
Baca Juga:Pemkab Kendal Perpanjang Masa Kerja 1.082 PPPK Paruh Waktu, Bupati Minta Layanan Makin OptimalPenemuan Mayat Pria Terborgol dan Membusuk di Dapur SPPG Kendal Gegerkan Warga
“Pemuda ini penting karena mereka harus memiliki karakter yang memang karakter keindonesiaan, yaitu rendah hati, penuh semangat, berdedikasi, pantang menyerah, hormat satu dengan yang lain, dan tentu saja pengabdian kepada Ibu Pertiwi,” ujar Dyah di Kendal, Selasa (6/10/2026).
Dyah menjelaskan, bentuk perjuangan pemuda saat ini berfokus pada penanganan disrupsi teknologi, pencegahan hoaks, hingga penguatan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.
Ia mengimbau pemuda untuk bertindak aktif sebagai mata dan telinga pemerintah dengan membantu mengidentifikasi berbagai persoalan sosial di tingkat tapak, mulai dari stunting, kemiskinan, hingga akses pendidikan.
Kegiatan yang diampu lintas unsur seperti KNPI, Karang Taruna, dan pelajar ini turut dihadiri Ketua KNPI Kendal Nattaya Kenenza, Ketua Komisi C DPRD Kendal Bintang Yudha Daneswara, serta Plt Disporapar Kendal Mardi Eddy Susilo. (fur)
