KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Sebanyak 150 kepala keluarga (KK) di Dusun Krajan, Desa Tambahsari, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, kini dapat bernapas lega setelah ancaman krisis air bersih saat musim kemarau resmi teratasi.
Solusi permanen tersebut hadir melalui pembangunan sumur bor sedalam 100 meter yang didanai melalui program corporate social responsibility (CSR) senilai Rp 110 juta dari PT Arlisco Elektrika Perkasa.
Fasilitas air bersih ini diresmikan langsung oleh Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, Sabtu (10/10/2026), di kawasan rintisan destinasi wisata Kaliringin Park, Desa Tambahsari.
Baca Juga:Pemkot Pekalongan Perpanjang SK 2.314 PPPK Paruh Waktu, 48 Pegawai Tak DiperpanjangDipicu Angin Kencang, Dua Rumah Warga di Ringinarum Kendal Ludes Terbakar
“Alhamdulillah, dengan adanya bantuan sumur bor ini, kami berharap kebutuhan air bersih masyarakat bisa terpenuhi hingga 100 persen. Selama ini warga harus mengandalkan bantuan dari BPBD,” ujar Kepala Desa Tambahsari, Maryadi, di Kendal.
Maryadi menjelaskan, jaringan pipa air dari sumur bor tersebut kini mulai mengalir dan mencukupi kebutuhan warga di RT 1 serta sebagian RT 2, sementara pemerintah desa juga memaksimalkan sumber air lama yang ada.
Direktur PT Arlisco Elektrika Perkasa, Arief Irawanto, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian nyata dunia usaha terhadap problem sosial kemasyarakatan di wilayah operasionalnya.
Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengapresiasi sinergi positif pihak swasta dan berpesan kepada warga agar bersama-sama merawat infrastruktur sumur bor tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, peresmian sumur bor ini dirangkaikan dengan perintisan kawasan Kaliringin Park yang diproyeksikan sebagai pusat wisata desa baru berbasis kuliner, susur sungai (tubing), dan pelestarian seni budaya lokal. (fur)
