Pantau Fisik dan Mental Siswa, MTs Salafiyah Wiradesa Pekalongan Rutinkan Skrining Kesehatan

Pantau Fisik dan Mental Siswa, MTs Salafiyah Wiradesa Pekalongan Rutinkan Skrining Kesehatan
MALEKHA. PEMERIKSAAN - Salah satu siswa melakukan pemeriksaan kesehatan oleh petugas kesehatan.
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — Madrasah Tsanawiyah (MTs) Salafiyah Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, memperkuat komitmen mutu pendidikan dengan merutinkan program skrining dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi para peserta didik.

Bekerja sama dengan Puskesmas Wiradesa, pemeriksaan kesehatan berkala tersebut dijadwalkan berlangsung hingga tiga kali dalam setahun untuk memantau tumbuh kembang serta kondisi kebugaran siswa secara komprehensif.

Cakupan layanan medis mencakup pemeriksaan indra penglihatan dan pendengaran, kesehatan fisik umum, hingga asesmen kondisi psikologis dan kesehatan mental anak.

Baca Juga:Curi Laptop Data HRD Perusahaan di Kaliwungu Kendal, Dua Tersangka Dibekuk PolisiPenurunan Muka Tanah di Stadion Hoegeng Pekalongan Capai 33 Sentimeter Selama Kurun 2020–2026

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh anak didik kami berada dalam kondisi prima, baik secara fisik maupun kondisi pikiran mereka. Dengan kerja sama bersama Puskesmas Wiradesa yang terjadwal hingga tiga kali setahun ini, kami bisa memantau tumbuh kembang anak secara berkala dan mendalam,” ujar Kepala MTs Salafiyah Wiradesa, Nurjanah, di Pekalongan.

Nurjanah menjelaskan, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang fokus pada siswa perempuan, kini regulasi layanan kesehatan diperluas mencakup seluruh siswa laki-laki dan perempuan.

Selain pemeriksaan fisik dan mental, intervensi kesehatan lingkungan sekolah turut diperkuat dengan pembagian tablet penambah darah (TTD) secara rutin seminggu sekali guna mencegah risiko anemia pada remaja.

Sinergi berkelanjutan antara lembaga pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat ini diharapkan mampu mencetak generasi peserta didik yang sehat, tangguh, serta siap mengukir prestasi akademik tanpa kendala medis. (mal)

0 Komentar