RADARPEKALONGAN.ID — Keterbatasan fasilitas di kawasan pedesaan tidak menyurutkan langkah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Salafiyah Sembungjambu di Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, untuk berinovasi dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi pendidikan.
Sekolah madrasah tersebut sukses mengimplementasikan sistem digitalisasi pembelajaran melalui pemanfaatan platform global Alef Education guna menunjang efektivitas kegiatan belajar mengajar di ruang kelas.
Kepala MI Salafiyah Sembungjambu, Siti Asmanah, menyatakan bahwa pemanfaatan gawai dan perangkat digital dirancang sebagai sarana pengayaan interaktif tanpa menggeser esensi pendidikan moral yang menjadi karakter utama madrasah.
Baca Juga:Lonjakan Kebakaran di Kendal Tembus 360 Kasus, Satpolkar Bentuk TRAC DAKAR Ber-Response Time 15 MenitSokong Kontingen Porprov Jateng 2026, Pemkab Batang Kucurkan Rp 1 Miliar dan Janjikan Bonus Emas Rp 45 Juta
“Kami ingin pembelajaran di madrasah terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai pendidikan karakter. Melalui Alef Education, kami berupaya memberikan pengalaman belajar yang interaktif,” ujar Siti Asmanah, di Pekalongan.
Penerapan teknologi digital ini dirasakan langsung manfaatnya pada mata pelajaran bahasa asing, seperti Bahasa Inggris dan Bahasa Arab, yang selama ini kerap dianggap monoton oleh para pelajar tingkat dasar.
Guru Bahasa Inggris MI Salafiyah Sembungjambu, Sabina Putri Lestari, menjelaskan bahwa platform tersebut difungsikan sebagai media latihan terstruktur yang melengkapi pemaparan materi konvensional dari guru.
Senada dengan hal tersebut, guru Bahasa Arab Cici Andriyani menambahkan bahwa fitur visual dan sistem kuis repetitif di dalam aplikasi membantu siswa lebih fokus serta antusias menguasai kosakata baru.
Dukungan penuh juga datang dari para orang tua murid melalui pengawasan penggunaan gawai di rumah, yang terbukti mampu mendongkrak antusiasme belajar siswa secara signifikan di sekolah. (mal)
