KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal bekerja sama dengan Bank Jateng meluncurkan program Satu Rekening Satu Pelajar yang membidik 48.000 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri maupun swasta.
Program edukatif ini dirancang untuk menumbuhkan budaya menabung serta meningkatkan literasi keuangan anak sejak dini melalui kemudahan setoran awal yang terjangkau, mulai dari Rp 2.000.
Sekretaris Disdikbud Kabupaten Kendal, Sulardi, menyampaikan bahwa pembentukan kebiasaan mengelola keuangan sejak usia sekolah sangat krusial untuk melatih kedisiplinan serta kemandirian finansial anak hingga dewasa.
Baca Juga:Buntut Keracunan 717 Siswa, SPPG Bawang Batang Ditutup Permanen dan Distribusi DialihkanGudang Rongsokan di Brangsong Kendal Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab dan Kerugian
“Harapannya, dengan anak-anak menabung sejak dini, literasi keuangan sudah mulai ditanamkan kepada anak-anak kita sejak usia sekolah. Potensi sasaran di Kabupaten Kendal mencapai sekitar 48.000 siswa,” ujar Sekretaris Disdikbud Kendal, Sulardi, di Kendal.
Sulardi memaparkan, guna mempermudah akses para siswa, Bank Jateng akan menerapkan mekanisme layanan “jemput bola” dengan mengunjungi sekolah-sekolah secara berkala sesuai jadwal yang disepakati.
Melalui skema kunjungan langsung tersebut, para murid dapat menyetorkan uang tabungan mereka di lingkungan sekolah tanpa perlu mendatangi kantor cabang perbankan.
Pihak Disdikbud menegaskan pula bahwa pembukaan rekening tabungan pelajar ini merupakan program literasi mandiri dan tidak memiliki keterkaitan dengan proses pencairan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). (fur)
