Doa ini merupakan permohonan perlindungan kepada Allah dari keburukan makhluk-Nya. Membacanya dapat menjadi bagian dari ikhtiar spiritual ketika mulai menempati rumah.
2. Berdoa Memohon Kebaikan Saat Masuk dan Keluar Rumah
Kamu juga dapat membaca doa berikut:
Allāhumma innī as’aluka khairal-mauliji wa khairal-makhraji, bismillāhi walajnā wa bismillāhi kharajnā, wa ‘alallāhi rabbinā tawakkalnā.
Baca Juga:Hari Baik Nikah dalam Islam Menurut Al-Quran dan Hadis, Lengkap dengan Syarat Sah Menikah!Hari Baik Menjual Ternak Menurut Tanggalan Umum agar Cepat Laku! Kamu Wajib Tahu
Artinya, “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan tempat masuk dan kebaikan tempat keluar. Dengan nama Allah kami masuk, dengan nama Allah kami keluar, dan kepada Allah Tuhan kami kami bertawakal.”
Doa tersebut mengajarkan pentingnya memohon kebaikan dalam setiap aktivitas serta menyerahkan urusan kepada Allah.
3. Membaca Doa Nabi Nuh
Dalam amalan menempati rumah baru yang dianjurkan oleh Nahdlatul Ulama (NU), Kamu dapat membaca Surat Al-Fatihah sebanyak tiga kali, kemudian Surat Al-Mu’minun ayat 28–29. Salah satu doa dalam ayat tersebut berbunyi:
Rabbi anzilnī munzalan mubārakan wa anta khairul-munzilīn.
Artinya, “Ya Tuhanku, tempatkanlah aku di tempat yang diberkahi, dan Engkau adalah sebaik-baik pemberi tempat.”
Doa ini berisi permohonan agar tempat tinggal yang ditempati menjadi tempat yang diberkahi.
Bentuk Syukuran Rumah Baru yang Dianjurkan
Tidak ada satu bentuk acara yang wajib dipilih. Kamu dapat menyesuaikan pelaksanaannya dengan kemampuan dan kebiasaan keluarga selama tetap sesuai dengan ajaran Islam.
Beberapa pilihan kegiatan yang bisa dilakukan antara lain:
- Mengadakan kenduri sederhana bersama keluarga, tetangga, dan orang yang membantu pembangunan rumah.
- Membagikan makanan kepada tetangga atau masyarakat yang membutuhkan.
- Mengadakan doa bersama untuk memohon keselamatan dan keberkahan rumah.
- Mengadakan pengajian atau tahlilan sesuai tradisi keluarga, tanpa menganggapnya sebagai kewajiban agama atau ritual penolak bala.
- Bersedekah kepada anak yatim, fakir miskin, atau tetangga yang membutuhkan.
Kamu juga bisa melaksanakan syukuran tanpa acara besar. Berdoa bersama keluarga dan berbagi makanan sesuai kemampuan tetap dapat menjadi bentuk rasa syukur.
