Agar acara tetap sejalan dengan nilai-nilai Islam, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan.
- Mempercayai bahwa rumah baru harus menjalani ritual tertentu agar terhindar dari kesialan.
- Menganggap kenduri atau tahlilan sebagai syarat wajib agar rumah aman dan berkah.
- Mengadakan acara secara berlebihan hingga harus berutang atau mengabaikan kebutuhan utama keluarga.
- Menggunakan jimat sebagai pelindung rumah atau meminta pertolongan kepada selain Allah dengan keyakinan yang bertentangan dengan tauhid.
Syukuran seharusnya menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah, bukan menambah beban keuangan atau menumbuhkan keyakinan yang tidak memiliki dasar syariat.
Contoh Doa Syukuran Rumah Baru
Berikut contoh doa sederhana yang dapat dibaca bersama keluarga saat menempati rumah baru:
Baca Juga:Hari Baik Nikah dalam Islam Menurut Al-Quran dan Hadis, Lengkap dengan Syarat Sah Menikah!Hari Baik Menjual Ternak Menurut Tanggalan Umum agar Cepat Laku! Kamu Wajib Tahu
“Ya Allah, jadikanlah rumah ini rumah yang penuh berkah, aman, tenteram, dan dipenuhi ketakwaan. Lindungilah kami dan keluarga dari segala keburukan, limpahkanlah rezeki yang halal, serta satukanlah hati kami dalam kebaikan. Bimbinglah kami agar selalu bersyukur atas nikmat-Mu dan menjadikan rumah ini tempat untuk beribadah serta melakukan kebaikan. Aamiin.”
Doa ini merupakan contoh permohonan dengan bahasa sendiri, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan keluarga.
Syukuran rumah baru menurut Islam diperbolehkan sebagai bentuk rasa syukur, silaturahmi, dan berbagi kepada sesama, tetapi bukan kewajiban yang menentukan keberkahan rumah.
Kamu dapat mengisinya dengan doa bersama, sedekah, kenduri sederhana, serta amalan seperti membaca Al-Qur’an dan menjaga salat.
Yang terpenting, jangan sampai acara syukuran menjadi beban atau disertai keyakinan bahwa ritual tertentu wajib dilakukan agar rumah terhindar dari kesialan.
Jadikan rumah baru sebagai tempat untuk beribadah, menjaga keharmonisan keluarga, dan memperbanyak kebaikan.
