Debit SPAM Petanglong Anjlok 50 Persen, PDAM Tirta Kajen Terapkan Penggiliran Air 3-4 Jam

Debit SPAM Petanglong Anjlok 50 Persen, PDAM Tirta Kajen Terapkan Penggiliran Air 3-4 Jam
SISTEM GILIR: Akibat debit menurun lantaran kemarau panjang, PDAM Kabupaten Pekalongan menerapkan sistem penggiliran aliran secara situasional. Foto: Hadi Waluyo.
0 Komentar

KAJEN, RADARPEKALONGAN.ID — Kemarau panjang memicu penurunan debit air bersih dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Petanglong hingga lebih dari 50 persen dari kapasitas normal sejak September.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada terganggunya distribusi air bersih bagi ribuan pelanggan Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kajen Kabupaten Pekalongan, khususnya di wilayah Karangdadap, Kedungwuni, dan Buaran.

Guna menyiasati keterbatasan pasokan air dari hulu, manajemen PDAM Tirta Kajen memberlakukan sistem penggiliran aliran air secara situasional berdasarkan pemantauan tekanan jaringan di lapangan.

Baca Juga:Cegah Bullying dan Kenakalan Remaja, Polres Pekalongan Kota Edukasi Pelajar SMKN 3 PekalonganDukung UMSK 2027, DPRD Kendal Akomodasi Aspirasi Buruh yang Ancam Unjuk Rasa 10.000 Massa

“Penggiliran aliran dilakukan secara situasional berdasarkan kondisi tekanan air di lapangan, bukan dengan jadwal harian tetap. Durasi penghentian atau pengalihan aliran berkisar 3 hingga 4 jam,” ujar Kepala Bagian Teknik PDAM Tirta Kajen, Ari Widiyanto, di Kajen, Rabu (21/10/2026).

Ari menjelaskan, pengalihan aliran durasi 3 hingga 4 jam tersebut difungsikan untuk mengisi kembali volume dan menaikkan level penampungan utama (reservoir) agar tekanan distribusi kembali mencukupi.

Mengingat pasokan SPAM Regional Petanglong dikelola oleh BUMD Provinsi Jawa Tengah, PT Tirta Utama Jawa Tengah (TUJT), fluktuasi debit air di sumber Talun berimbas langsung pada keandalan pasokan ke wilayah bawah Kabupaten Pekalongan.

PDAM Tirta Kajen mengimbau para pelanggan di area terdampak untuk memanfaatkan momen saat air mengalir dengan menampung cadangan air di tandon rumah masing-masing serta memantau pembaruan informasi melalui saluran resmi perusahaan. (had)

0 Komentar