KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah bersama PMI Kabupaten Kendal menggembleng kapasitas para relawan guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai ancaman bencana, mulai dari banjir, banjir rob, tanah longsor, hingga kekeringan.
Upaya penguatan kapasitas tersebut dikemas melalui kegiatan Sarasehan Relawan PMI se-Jawa Tengah yang berlangsung di kawasan wisata Pantai Indah Kemangi (PIK), Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Agenda yang diikuti oleh puluhan relawan dari berbagai kabupaten/kota ini menjadi ruang konsolidasi, peningkatan kompetensi teknis, serta pertukaran pengalaman mitigasi bencana di lapangan.
Baca Juga:Pasokan MBG Terhenti 2 Pekan, Ratusan Santri Ponpes Darul Ulum Batang Minta Program Berjalan KembaliTerganggu? Ramalan Keuangan Zodiak 25 Oktober 2026 untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces
“Kalau relawan digerakkan sejak awal, kita bisa mengantisipasi maupun melakukan mitigasi ketika terjadi bencana. Kesiapsiagaan harus terus dibangun,” ujar Ketua PMI Jawa Tengah, Haryanto, di Kendal.
Haryanto menegaskan bahwa karakteristik geografis Jawa Tengah yang rawan bencana menuntut kehadiran relawan yang terlatih, bergerak cepat, serta mampu bekerja secara profesional di garis depan kemanusiaan.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Kendal, Achmad Ircham Chalid, menjelaskan bahwa forum tersebut diinisiasi secara swadaya untuk memperkuat jejaring koordinasi antar-relawan lintas daerah tanpa harus menunggu terjadinya bencana di lapangan.
Melibatkan unsur Korps Sukarela (KSR), Tenaga Sukarela (TSR), hingga Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat), PMI berharap kesiapan mitigasi berbasis komunitas di Jawa Tengah semakin solid dan responsif. (fur)
