Ibas Tantang Pemuda Kendal: Pertumbuhan Ekonomi Hampir 8 Persen Harus Berdampak Nyata bagi Warga

Ibas Tantang Pemuda Kendal: Pertumbuhan Ekonomi Hampir 8 Persen Harus Berdampak Nyata bagi Warga
ABDUL GHOFUR. DIALOG - Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono saat berdialog dalam Silaturahmi Kebangsaan bertajuk “Pemuda dan Duta Penggerak Kendal” di Pendopo Bahurekso Kendal, Minggu (25/10/2026).
0 Komentar

KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal yang menembus angka hampir 8 persen dinilai menjadi modal strategis untuk mempercepat pembangunan daerah sekaligus menuntut keterlibatan aktif generasi muda.

Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono, menegaskan bahwa capaian ekonomi yang tinggi tersebut harus diwujudkan dalam dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat melalui karya serta inovasi di berbagai sektor.

Pesan tersebut disampaikan dalam acara Silaturahmi Kebangsaan bertajuk “Pemuda dan Duta Penggerak Kendal” di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Kendal, Jawa Tengah.

Baca Juga:Wawali Balgis Diab Dorong Penataan Kawasan Kumuh dan Rehabilitasi RTLH di Pekalongan TerintegrasiSukses Besar! Ratusan KR Padati Buper Mentek, Buktikan Solidnya Komunitas Campervan Bregasbakalang

“Alhamdulillah, Kabupaten Kendal ternyata bisa memberikan pertumbuhan yang melebihi pertumbuhan nasional, sebesar hampir 8 persen dalam pertumbuhan ekonomi,” ujar Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono, di Kendal.

Politikus yang akrab disapa Ibas tersebut mendorong para pemuda untuk tidak sekadar menjadi penonton, melainkan tampil sebagai motor penggerak ekonomi, kreator digital, serta penjaga persatuan bangsa di tengah dinamika global.

“Tujuan bernegara bukan sekadar untuk kita lantunkan atau serukan, tetapi bagaimana kita sebagai anak bangsa mewujudkannya melalui karya-karya dan gerakan nyata di tengah masyarakat,” tegasnya.

Selain sektor ekonomi kreatif dan digital, Ibas juga menyoroti pentingnya optimalisasi potensi wilayah pesisir, pertanian, serta perikanan Kendal, termasuk upaya antisipasi terhadap ancaman abrasi dan rob bagi warga pesisir.

Sementara itu, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, berpesan agar generasi muda mampu berpikir kritis, beradaptasi dengan teknologi, serta bijak menyikapi arus informasi di ruang digital guna memajukan daerah. (fur)

0 Komentar