Incar Balap Liar dan Knalpot Brong, Polres Kendal Terjunkan 194 Personel dalam Operasi Patuh Candi 2026

Incar Balap Liar dan Knalpot Brong, Polres Kendal Terjunkan 194 Personel dalam Operasi Patuh Candi 2026
ABDUL GHOFUR. CEK ARMADA - Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy memeriksa sejumlah armada yang disiapkan untuk mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 di halaman Mapolres Kendal, Senin (26/10/2026).
0 Komentar

KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Kepolisian Resor (Polres) Kendal menerjunkan 194 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 di seluruh wilayah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Operasi tertib lalu lintas yang menyasar pelanggaran seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, penggunaan knalpot tidak standar (brong), hingga aksi balap liar tersebut resmi dimulai sejak Senin (26/10/2026).

Pelaksanaan operasi ditandai dengan pengawasan kelengkapan armada dan personel lewat apel gelar pasukan di halaman Mapolres Kendal.

Baca Juga:Wawali Balgis Diab Dorong Penataan Kawasan Kumuh dan Rehabilitasi RTLH di Pekalongan TerintegrasiSukses Besar! Ratusan KR Padati Buper Mentek, Buktikan Solidnya Komunitas Campervan Bregasbakalang

“Operasi Patuh Candi 2026 ini menyasar sejumlah jalur strategis, termasuk jalan nasional dan jalan kabupaten di wilayah Kendal. Kami menerjunkan sebanyak 194 personel untuk mendukung pelaksanaan operasi ini,” kata Kapolres Kendal, AKBP Ratna Quratul Ainy, di Kendal.

AKBP Ratna memaparkan bahwa peningkatan kesadaran disiplin masyarakat menjadi perhatian serius kepolisian mengingat angka kecelakaan lalu lintas di Kendal sepanjang 2026 mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.

“Harapan kami, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas, angka kecelakaan yang terjadi di wilayah Kendal bisa ditekan,” tegasnya.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kendal untuk tertib berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan masyarakat,” tandasnya.

Pihak kepolisian menegaskan agar kedisiplinan mengendarai kendaraan tidak hanya bergantung pada keberadaan petugas di lapangan, melainkan menjadi kesadaran bersama demi keselamatan seluruh pengguna jalan. (fur)

0 Komentar