PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID — RSUD Bendan Kota Pekalongan, Jawa Tengah, memperkuat fasilitas layanan diagnostik kesehatan dengan menghadirkan mesin Computed Tomography (CT) Scan 64 slice untuk memaksimalkan penanganan darurat pasien stroke dan kegawatdaruratan medis.
Peluncuran alat kesehatan mutakhir bantuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tersebut diresmikan bertepatan dengan peringatan Hari Stroke Sedunia di Aula RSUD Bendan, Kamis (29/10/2026).
Direktur RSUD Bendan, dr. Dwi Heri Wibawa, menjelaskan bahwa pengadaan perangkat medis ini merupakan bagian dari mandat rumah sakit sebagai pengampu layanan prioritas nasional, meliputi kanker, jantung, stroke, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak.
Baca Juga:Industrialisasi Melaju Pesat, 2.000 Kasus HIV/AIDS Terdata Intai Generasi Muda Kabupaten KendalBerikan Ruang! Ramalan Cinta Zodiak 30 Oktober 2026 untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces
Penempatan perangkat CT Scan 64 slice disiagakan langsung di area Instalasi Gawat Darurat (IGD) guna mempercepat proses pemeriksaan pasien kecelakaan maupun serangan stroke akut.
“CT Scan ini kami tempatkan di area IGD untuk mendukung penanganan pasien kecelakaan, stroke, dan kondisi lain yang membutuhkan pemeriksaan segera. Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan yang lebih cepat dan aman bagi masyarakat,” ujarnya di Pekalongan.
Selain menghasilkan pencitraan klinis yang sangat detail untuk mendeteksi sumbatan atau pendarahan otak, pihak RSUD Bendan memastikan layanan ini segera terintegrasi dengan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mulai 1 November 2026.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diab, mengapresiasi kehadiran teknologi medis modern tersebut agar warga lokal tidak perlu lagi dirujuk ke luar kota untuk menjalani pemindaian saraf lanjutan.
Pemkot Pekalongan mencatat angka mortalitas akibat stroke masih berada di kisaran 22,6 persen sehingga edukasi pencegahan mandiri melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) terus digencarkan.
“Dengan adanya CT Scan 64 slice ini, masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan yang lebih canggih di Kota Pekalongan tanpa harus ke luar kota. Harapannya, penyakit stroke dapat dideteksi lebih dini sehingga penanganannya bisa dilakukan lebih cepat,” terangnya.
Pemerintah daerah berharap lonjakan mutu teknologi di rumah sakit pelat merah ini diimbangi dengan standar keramahan pelayanan medis yang optimal bagi seluruh lapisan warga. (nul)
