Teriakan Anak Sekolah Bongkar Penemuan Kakek 77 Tahun Tewas Mengapung di Sungai Langenharjo Kendal

Teriakan Anak Sekolah Bongkar Penemuan Kakek 77 Tahun Tewas Mengapung di Sungai Langenharjo Kendal
ABDUL GHOFUR. EVAKUASI JENAZAH - Petugas gabungan mengevakuasi jenazah Much Amin, 77, yang ditemukan mengapung di sungai kawasan Kelurahan Langenharjo, Kendal, Kamis (29/10/2026).
0 Komentar

KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Warga di kawasan Kelurahan Langenharjo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah pria lanjut usia yang mengapung tak bernyawa di aliran sungai setempat, Kamis (29/10/2026) pagi.

Peristiwa nahas ini pertama kali terungkap berkat teriakan histeris sejumlah anak sekolah dasar yang melintas di sekitar jembatan dan melihat benda mencurigakan mirip kaki boneka di permukaan air.

Setelah didekati, warga bersama aparat gabungan mendapati korban adalah Much Amin (77), seorang warga setempat yang sehari-hari tinggal seorang diri.

Baca Juga:Industrialisasi Melaju Pesat, 2.000 Kasus HIV/AIDS Terdata Intai Generasi Muda Kabupaten KendalBerikan Ruang! Ramalan Cinta Zodiak 30 Oktober 2026 untuk Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Temuan jenazah yang sempat menyulitkan proses evakuasi karena medan sungai tersebut langsung dilaporkan kepada pihak berwenang melalui layanan darurat 110.

Tim Inafis Polres Kendal, BPBD Kendal, bersama relawan PMI yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi korban dan membawanya ke RSUD dr. Soewondo Kendal untuk pemeriksaan medis lanjutan.

Kapolsek Kendal, Iptu Joko Santoso, menjelaskan bahwa dari hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, korban diduga kuat terpeleset saat hendak beraktivitas di sekitar tepi sungai pada pagi hari.

“Berdasarkan keterangan warga sekitar, Much Amin diketahui tinggal seorang diri. Sebelum ditemukan meninggal, korban diduga hendak menjemur sarung sekitar pukul 05.00 WIB,” kata Joko Santoso di Kendal.

Dari hasil pemeriksaan luar oleh tim dokter jaga RSUD dr. Soewondo, ditemukan adanya luka gores pada bagian kaki kiri korban akibat benturan.

Pihak keluarga menyatakan telah menerima musibah tersebut dengan ikhlas, menolak dilakukan autopsi melalui surat pernyataan resmi, dan langsung membawa jenazah korban untuk dimakamkan. (fur)

0 Komentar