KENDAL, RADARPEKALONGAN.ID — Target ambisius kontingen Kabupaten Kendal untuk menembus peringkat lima besar dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 belum berhasil terwujud.
Kegagalan pencapaian target tersebut memicu sorotan tajam dari jajaran legislatif, yang menilai perlunya evaluasi total terhadap tata kelola organisasi internal KONI maupun sistem pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga.
Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodik, mengungkapkan bahwa hasil akhir kejuaraan daerah ini harus dijadikan cermin introspeksi bersama oleh seluruh pemangku kepentingan keolahragaan daerah.
Baca Juga:Dorong Pelayanan Publik Responsif, Wali Kota Pekalongan Minta Camat dan Lurah Keluar dari Zona RutinitasPolisi Usut Kejadian Bocah 11 Tahun Alami Luka Saat Bermain di Area Pasar Malam Kaliwungu Kendal
“Meski Kendal telah menyelesaikan Porprov, hasil yang dicapai masih jauh dari target lima besar. Ini harus menjadi evaluasi bersama agar ke depan prestasi olahraga Kendal bisa lebih baik,” tegas Mahfud seusai Rapat Paripurna DPRD Kendal, Selasa (3/11/2026).
Mahfud menyoroti dua masalah fundamental yang mendesak untuk dibenahi, yakni perbaikan manajemen internal KONI menyusul persoalan hukum anggaran pembinaan atlet, serta optimalisasi pola pelatihan cabang olahraga.
Menurutnya, sejumlah cabor yang memiliki potensi medali justru belum menunjukkan hasil maksimal akibat kurangnya koordinasi antara pengurus, pelatih, dan atlet.
“Persoalan manajemen internal KONI harus menjadi cambuk untuk evaluasi penuh. Selain itu, pembinaan atlet juga harus diperbaiki. Jangan sampai cabor yang memiliki potensi justru tidak mampu menghasilkan prestasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, legislatif berharap suksesi kepemimpinan KONI Kendal mendatang dapat diisi oleh figur profesional yang benar-benar memahami dinamika kebutuhan atlet serta karakteristik setiap cabang olahraga.
“Karena Pak Subur sudah menjabat dua periode sebagai Ketua Umum KONI, diharapkan ke depan ada pengganti yang benar-benar berpengalaman di dunia olahraga, memahami kondisi atlet, serta mengetahui kebutuhan masing-masing cabang olahraga,” ujarnya.
DPRD Kendal berkomitmen untuk terus mengawal sektor pembinaan olahraga prestasi agar kontingen daerah mampu bangkit dan menembus jajaran sepuluh besar pada ajang multi-cabang olahraga berikutnya. (fur)
