Berhenti Menjadi People Pleaser, Ini 7 Caranya

Berhenti menjadi people pleaser
Berhenti menjadi people pleaser. (Sumber: freepik.com)
0 Komentar

Misalnya, coba katakan tidak pada permintaan teks. Kemudian tingkatkan kemampuanmu untuk memberi tahu orang “tidak” secara langsung. Berlatihlah dalam pengaturan atau situasi yang berbeda seperti berbicara dengan penjual, memesan di restoran, atau bahkan berurusan dengan rekan kerja.

Setiap kali kamu mengambil langkah kecil dari kesenangan orang lain, kamu akan mendapatkan kepercayaan diri yang lebih besar yang akan membantumu mengambil kembali kendali atas hidupmu.

Tetapkan Tujuan dan Prioritas

Pertimbangkan di mana kamu ingin menghabiskan waktumu. Siapa yang ingin kamu bantu? Tujuan apa yang ingin kamu capai? Mengetahui prioritasmu dapat membantumu menentukan apakah kamu memiliki waktu dan energi untuk dicurahkan atau tidak.

Baca Juga:Merasa Tidak Pandai dalam Segala Hal, 5 Cara Agar Kamu Bisa Menepisnya“Aku Buruk dalam Segala Hal”: Pahami Mengapa Kamu Merasa Demikian

Jika ada sesuatu yang menguras energimu atau menyita terlalu banyak waktumu, ambillah langkah-langkah untuk berhenti menjadi people pleaser. Saat kamu berlatih menetapkan batasan itu dan mengatakan tidak pada hal-hal yang sebenarnya tidak ingin kamu lakukan, kamu akan menemukan bahwa kamu memiliki lebih banyak waktu untuk dicurahkan pada hal-hal yang benar-benar penting bagimu.

Cobalah Self-Talk Positif

Jika kamu mulai merasa kewalahan atau tergoda untuk mengalah, bangun tekadmu dengan self-talk yang positif. Ingatkan dirimu bahwa kamu pantas mendapatkan waktu untuk diri sendiri. Tujuanmu penting, dan kamu tidak boleh merasa berkewajiban memberikan waktu dan energimu untuk hal-hal yang tidak membuatmu bahagia.

Berhenti untuk Waktu

Jika kamu hendak berhenti menjadi people pleaser, saat seseorang meminta bantuan, beri tahu mereka bahwa kamu perlu waktu untuk memikirkannya. Mengatakan “ya” segera dapat membuatmu merasa berkewajiban dan terlalu berkomitmen, tetapi meluangkan waktu untuk menanggapi permintaan dapat memberimu waktu untuk mengevaluasinya dan memutuskan apakah itu sesuatu yang benar-benar ingin kamu lakukan. Sebelum kamu membuat keputusan, tanyakan pada dirimu:

  • Itu akan makan waktu berapa lama?
  • Apakah ini sesuatu yang benar-benar ingin saya lakukan?
  • Apakah aku punya waktu untuk melakukannya?
  • Seberapa streskah saya jika saya berkata “ya?”

Penelitian juga menemukan bahwa bahkan jeda singkat sebelum membuat pilihan meningkatkan akurasi pengambilan keputusan. Dengan memberi dirimu waktu sejenak, kamu akan lebih mampu memutuskan dengan lebih akurat apakah itu sesuatu yang kamu inginkan dan waktu untuk mengambilnya.

0 Komentar