Pernikahan merupakan proses adaptasi antara dua orang, perempuan dan laki-laki yang telah dinyatakan sah di mata agama dan hukum negara. Terdapat hak dan kewajiban bagi masing-masing termasuk yang berkaitan dengan adab.
Sebaik-baiknya orang belajar ialah yang mempunyai guru. Lalu gurunya itu mempunyai guru lagi dan terus tersambung (wushul) dengan guru-guru lainnya. Itulah yang dinamakan sanad keilmuan.
Memaknai tasawuf bagi orang awam itu sederhana, yaitu menjalankan syariat atau perintah Allah Taala dan Rasul-Nya dalam maqamatil ubudiyah secara sungguh-sungguh. Dari hal itu kemudian menumbuhkan kesadaran sebagai makhluk yang selalu butuh bimbingan dari-Nya.
Jabatan Sekda Kota Pekalongan saat ini kosong setelah pejabat Sekda sebelumnya, Sri Ruminingsih, dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kota Pekalongan.
PEKALONGAN, Radarpekalongan.id – Pemerintah Kota Pekalongan dalam beberapa waktu mendatang akan mengadakan seleksi terbuka lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda). Seleksi...
KAJEN, Radarpekalongan.id – Untuk mengintegrasikan pelayanan publik sekaligus meningkatkan kecepatan, kemudahan, bertepatan dengan malam pergantian tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Pekalongan...
Radarpekalongan.id – Akhirnya agensi IU EDAM Entertainment telah secara resmi mengkonfirmasi laporan Dispatch tentang hubungan mereka. Dalam sebuah pernyataan kepada...
Radarpekalongan.id – Rabbani sebagai brand busana muslim yang sudah memiliki hampir 200 cabang di Indonesia ini menggelar launching produk terbarunya...
BATANG – Kecamatan Bandar menjadi wilayah segitiga emas pembangunan di Batang. Dimana Bandar didapuk sebagai pusat pendidikan. Oleh karenanya, Camat...
KAJEN, Radarpekalongan.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sabtu (31/12/2022) menyalurkan bantuan...
Pasangan Ganjar Pranowo dan Erick Thohir, kemungkinan menjadi duet kuda hitam baru di pemilihan presiden (pilpres) 2024 mendatang. Karena keduanya merupakan sosok pemimpin muda progresif. Demikian disampaikan Pengamat Politik Yuari Prayanto, Sabtu (31/12).
KAJEN, Radarpekalongan.id – Ratusan personel gabungan dikerahkan dalam pengamanan malam pergantian tahun baru 2023 di Kabupaten Pekalongan. Perayaan malam pergantian...
KAJEN, Radarpekalongan.id – Angin puting beliung menghajar sejumlah rumah warga di Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan, Kamis (31/12/2022). Sebanyak 2 rumah...
RADAR PEKALONGAN.ID – Melalui official akun Instagramnya @rs.anugerah, RS Anugerah Pekalongan membuka lowongan kerja untuk posisi Radiografer. Nah bagi kamu...
KAJEN, Radarpekalongan.id – Sebagai uri uri budaya tradisional sekaligus memperingati Hari Wayang Nasional, digelar hiburan Wayang kulit dalang Ki Bayu...
Pemerintah Kota Pekalongan melalui UPTD Taman Wisata Laut (TWL) Pantai Pasir Kencana membatalkan pesta perayaan Malam Tahun Baru (New Year Party) 2023.
KAJEN, Radarpekalongan.id – Penyalahgunaan obat-obatan terlarang ternyata cukup berbahaya efeknya. Sebab sangat buruk bagi kesehatan jiwa dan mental pemakai apalagi...
RADARPEKALONGAN.ID - Media sosial merupakan salah satu komponen penting yang memberikan kemudahan dalam berdakwah. Oleh karena itu, memanfaatkan teknologi dengan baik harus mulai digencarkan. Demikian disampaikan Mudir Ma'had Aly Al-Tarmasi, KH Luqman Al-Hakim Harits Dimyathi dalam acara ngaji medsos perdana, kemarin."Hal ini merupakan sesuatu yang tidak bisa ditawar. Makanya Ma'had Aly Al-Tarmasi akan menulis karya ilmiah dengan menggunakan bahasa Arab. Tentu kita akan memanfaatkan teknologi untuk memudahkan hal tersebut," kata kiai yang mendapatkan gelar Kanjeng Raden Tumenggung dari Keraton Surakarta ini.Senada dengan hal tersebut disampaikan Direktur NU Online Savic Aly selaku narasumber dalam ngaji medsos perdana ini. Dirinya menjelaskan bahwa di Indonesia pengguna internet sudah mencapai lebih dari 180 juta dan dalam waktu dekat bisa mencapai 200 juta. Menurut data tersebut, sambung Savic Aly, utamanya bagi kaum muda, berdakwah menggunakan media sosial merupakan suatu keharusan. Karena, hanya dengan hal tersebut dakwah bisa menjangkau ke masyarakat luas. "Dakwah bil medsos hari ini sudah tak terelakkan lagi, karena rata-rata masyarakat merupakan pengguna gawai," jelasnya. Dia mengimbau, para santri dan komunitas pesantren dapat memperluas pendidikan keagamaannya ke publik. Beberapa pondok besar sudah mulai menggencarkan dakwahnya melalui media. "Kita ambil contoh Gus Baha. Dengan adanya kanal 'Santri Gayeng', jutaan orang dapat ikut mengaji dengan beliau, meskipun proses pendidikannya tetap di pesantren," imbuhnya.Dirinya tidak menampik kalau di Tremas banyak sosok alim. Masalahnya sekarang adalah bagaimana kajian agama yang disampaikan sejumlah ahli agama di pesantren legendaris ini dapat pula diikuti kalangan dalam jumlah yang lebih luas.“Bila kajian-kajian yang ada bisa dinikmati secara online, masyarakat akan sangat berterima kasih,” pungkasnya. (dur/nu.online)
KAJEN, Radarpekalongan.id – Untuk memperingati Hari Wayang Nasional sekaligus peringatan akhir tahun baru 2022, Pemkab Pekalongan menggelar hiburan wayang kulit...