UIN Gus Dur Jajaki Kerja Sama dengan Universitas Kanazawa Jepang

Universitas Kanazawa Jepang
KUNJUNGAN - Rektor UIN Gus Dur Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., Kepala Pusat Layanan Internasional Isriani Hardini, Ph.D., dan Kepala Pusat Pengembangan Bisnis, Dr. Ayatullah Sadali, M.M. melakukan kunjungan ke Universitas Kanazawa Jepang untuk penjajakan kerja sama (initial meeting), Senin (30/10/2023).

PEKALONGAN – UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur) terus memperkuat kerja sama internasional. Salah satunya adalah dengan menjajaki kerja sama dengan Universitas Kanazawa Jepang.

Penjajakan kerja sama (initial meeting) ini ditandai dengan kunjungan delegasi UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan ke Universitas Kanazawa, Jepang pada Senin (30/10/2023).

Delegasi UIN Gus Dur yang berkunjung ke Universitas Kanazawa ini, di antaranya: Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag.; Kepala Pusat Layanan Internasional, Isriani Hardini, Ph.D.; dan Kepala Pusat Pengembangan Bisnis, Dr. Ayatullah Sadali, M.M.

Sementara dari pihak Universitas Kanazawa dihadiri oleh: Wakil Presiden bidang Kerjasama Internasional, Prof. Megumi Shimura; Penasihat Presiden Prof. Hidehiko Adachi; dan Departemen Internasional Kazuko Kawano.

Pertemuan diawali dengan penayangan video profil Universitas Kanazawa yang kemudian dilanjutkan dengan perkenalan dari pihak UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Baca Juga : Dilantik, Forkombi Diminta Tak Ikuti Politik Praktis

Dalam pertemuan tersebut diringi dengan dialog antara UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dan Universitas Kanazawa terkait dengan penjajakan kerja sama internasional di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dengan adanya inisiasi kerja sama antara dua universitas diharapkan dapat memajukan pendidikan dan penelitian, serta meningkatkan pemahaman budaya dan konektivitas global serta untuk mendapatkan wawasan.

Dari pertemuan ini, Rektor UIN K.H. Abdurahman Wahid menyampaikan akan mengirimkan dosen dan pegawai untuk melanjutkan studi pada Program Magister atau Doktor dengan skema Beasiswa Indonesia Bangkit LPDP dan Kementerian Agama RI.

Sementara itu Prof. Megumi Shimura menyampaikan jumlah mahasiswa Indonesia yang sedang studi di Universitas Kanazawa adalah kedua terbesar setelah China. Dia menyampaikan ada beberapa fasilitas untuk mahasiswa internasional seperti musholla dan asrama mahasiswa.

Tindak lanjut dari pertemuan ini adalah akan dilakukan dengan penandatanganan MoU oleh UIN K.H. Abdurrahman Wahid dengan Universitas Kanazawa yang diperkirakan akan dilaksanakan pada bulan Januari atau Februari 2024. Selanjutnya pertemuan ini diakhiri dengan pemberian cenderamata dari kedua universitas. (way)