Penyebab Mata Uang Iran Anjlok Parah hingga Tak Bernilai di Pasar Global! Ini Penjelasan Lengkapnya!

penyebab mata uang Iran anjlok
penyebab mata uang Iran anjlok / Radar Pekalongan
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID – Penyebab mata uang Iran anjlok menjadi sorotan dunia setelah nilai tukar rial Iran jatuh ke level terendah sepanjang sejarah.

Pada Rabu, 14 Januari 2026, nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rial Iran menembus angka 1,06 juta rial per dolar AS.

Angka ini menunjukkan penurunan ekstrem hingga 2.437 persen dibandingkan posisi awal 2025 yang masih berada di kisaran 42 ribu rial per dolar.

Baca Juga:Prediksi Harga Emas Akhir Bulan Januari 2026! Berpotensi Tembus Level Tertinggi Sekitar 2,7 – 2,9 Juta!Harga Buyback Emas Antam Hari Ini 18 Desember 2026 Stagnan Tapi Masih Mahal? Ini Penjelasannya!

Kondisi ini tidak hanya mencerminkan lemahnya ekonomi Iran, tetapi juga memperlihatkan tekanan struktural yang semakin berat akibat krisis berkepanjangan. Bahkan, nilai tukar rial Iran juga terpuruk terhadap rupiah Indonesia.

Nilai tukar rial Iran ambruk terhadap rupiah

Salah satu indikator nyata dari penyebab mata uang Iran anjlok terlihat dari perbandingannya dengan rupiah. Per 14 Januari 2026, Rp1 setara dengan 63,39 rial Iran. Artinya, uang pecahan Rp20 ribu setara dengan sekitar 1,3 juta rial Iran.

Jika dibandingkan dengan awal 2025, kurs rial terhadap rupiah telah merosot sekitar 2.360 persen.

Pada awal tahun lalu, nilai tukarnya masih berada di kisaran 2,5 rial per rupiah. Penurunan drastis ini memperlihatkan betapa rapuhnya kepercayaan terhadap mata uang nasional Iran.

Krisis ekonomi dalam negeri jadi penyebab utama

Penyebab mata uang Iran anjlok tidak bisa dilepaskan dari krisis ekonomi domestik yang kian parah. Pelemahan mata uang menyebabkan lonjakan harga barang secara masif di dalam negeri, terutama kebutuhan pokok.

Beberapa dampak yang paling dirasakan masyarakat Iran antara lain:

  • Harga bahan makanan seperti daging, beras, dan kebutuhan dapur melonjak tajam
  • Daya beli masyarakat anjlok drastis
  • Biaya hidup meningkat lebih cepat dibandingkan pendapatan
  • Ketidakstabilan sosial akibat tekanan ekonomi

Kondisi ini memicu gelombang demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Iran sebagai bentuk protes terhadap situasi ekonomi yang semakin memburuk.

Inflasi dan tekanan fiskal memperparah kondisi

Selain krisis ekonomi, penyebab mata uang Iran anjlok juga dipicu oleh inflasi tinggi dan tekanan fiskal yang berat. Ketika nilai tukar terus melemah terhadap dolar AS, biaya impor melonjak dan memperbesar tekanan inflasi.

Baca Juga:Harga Emas Antam Tanggal 18 Desember 2026 Masih Mahal? Ini Update Lengkap Hari Ini!Harga Emas Perhiasan Hari Ini 18 Desember 2026 Stabil! Ini Daftar Lengkap Semua Kadar Rajaemas dan Lakuemas!

Pemerintah Iran menghadapi dilema besar karena harus mempertahankan subsidi sekaligus menjaga stabilitas anggaran negara. Salah satu sektor yang paling terdampak adalah energi, khususnya bahan bakar minyak.

0 Komentar