RADARPEKALONGAN.ID – Harga emas bisa tembus ke angka 2,8 juta per gram dan kini menjadi topik hangat di pasar keuangan global.
Prediksi ini muncul seiring meningkatnya ketegangan geopolitik, perang dagang lintas kawasan, serta ketidakpastian ekonomi dunia yang kian sulit dikendalikan.
Emas kembali menegaskan posisinya sebagai aset lindung nilai utama saat risiko global meningkat.
Baca Juga:Penyebab Mata Uang Iran Anjlok Parah hingga Tak Bernilai di Pasar Global! Ini Penjelasan Lengkapnya!Prediksi Harga Emas Akhir Bulan Januari 2026! Berpotensi Tembus Level Tertinggi Sekitar 2,7 – 2,9 Juta!
Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menilai peluang harga emas menyentuh Rp 2.820.000 per gram terbuka lebar apabila harga emas dunia berhasil melewati level resistance kunci dalam waktu dekat.
Kondisi terkini harga emas dunia dan domestik
Pada perdagangan terakhir, harga emas dunia ditutup di level US$ 4.595 per troy ons. Sementara itu, harga logam mulia di pasar domestik berada di kisaran Rp 2,68 juta per gram.
Menurut Ibrahim, pergerakan harga emas ke depan akan sangat dinamis karena dipengaruhi berbagai sentimen global yang saling bertabrakan.
Ia menjelaskan bahwa pasar emas saat ini berada di fase krusial, di mana pergerakan kecil saja bisa memicu lonjakan atau koreksi harga yang signifikan.
Skenario kenaikan harga emas menuju Rp 2,8 juta
Jika tren penguatan berlanjut, maka harga emas berpotensi menembus beberapa level penting, antara lain:
- Resistance pertama emas dunia berada di level US$ 4.655 per troy ons
- Harga emas domestik diperkirakan naik ke kisaran Rp 2,7 juta per gram
- Jika resistance kedua di US$ 4.706 per troy ons berhasil dilewati, harga emas bisa tembus ke angka 2,8 juta atau sekitar Rp 2.820.000 per gram
Kondisi ini akan semakin menguat apabila tensi geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global terus meningkat.
Risiko koreksi jika harga emas melemah
Di sisi lain, Ibrahim juga mengingatkan adanya potensi penurunan harga emas apabila tekanan pasar mereda. Dalam skenario pelemahan, beberapa level yang perlu diperhatikan antara lain:
- Support pertama emas dunia berada di US$ 4.553 per troy ons
- Harga emas domestik berpotensi turun ke Rp 2.638.000 per gram
- Jika tekanan berlanjut, harga bisa terkoreksi hingga US$ 4.489 per troy ons dan Rp 2.560.000 per gram
