“Kita sudah punya TPST, TPS 3R, tapi baru terurai kurang lebih 50 persen. Ke depan, pemilahan sampah dari rumah tangga harus menjadi program prioritas yang segera disosialisasikan secara masif,” bebernya memberikan solusi.
Di akhir keterangannya, Wali Kota meminta doa restu dan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat. Pasalnya, Kota Pekalongan telah ditunjuk menjadi lokasi utama atau pusat berdirinya fasilitas canggih PSEL ini. Jika proyek ini sukses, Pekalongan bakal menjadi kota percontohan yang terang benderang berkat energi dari sampah! (nul)
