Mantap! Bupati Kendal Obral Diskon Pajak PBB Bagi Pengusaha Hotel dan Restoran, Ini Syarat Mutlaknya

Mantap! Bupati Kendal Obral Diskon Pajak PBB Bagi Pengusaha Hotel dan Restoran, Ini Syarat Mutlaknya
ABDUL GHOFUR KEBERSAMAAN - Jajaran BPC PHRI Kabupaten Kendal bersama Bupati, Dyah Kartika Permanasari, Selasa (14/4/2026) di Water Six Weleri.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Kabar gembira sekaligus angin segar buat para pengusaha di Kabupaten Kendal! Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal siap bagi-bagi ‘diskon’ alias insentif pajak untuk para investor, khususnya yang bergerak di sektor hotel dan restoran.

Gebrakan ciamik ini dilontarkan langsung oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, saat menghadiri acara Halalbihalal Badan Pimpinan Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Kendal di Water Six Weleri, Selasa (14/4/2026).

Di hadapan puluhan bos hotel dan restoran, Bupati Dyah blak-blakan menyebut bahwa sektor pariwisata punya andil raksasa dalam mendongkrak ekonomi daerah. Terbukti, pertumbuhan ekonomi Kendal pada 2025 meroket tajam hingga 7,99 persen—naik 2,57 persen dan sukses menjadi yang tertinggi se-Jawa Tengah!

Baca Juga:Siaga Ancaman El Nino Godzilla, Polres Kendal Perkuat Mitigasi Karhutla Jelang KemarauJaring Bibit Atlet, 20 Tim Pelajar Berlaga di Kompetisi Sepak Bola Sinangohprendeng Cup Pekalongan

“Capaian ini tidak lepas dari peran investasi di Kawasan Industri Kendal serta geliat UMKM yang terus berkembang. Termasuk kontribusi sektor perhotelan, restoran, dan pariwisata,” tegas Bupati Dyah penuh kebanggaan.

Obral Diskon PBB, Syaratnya Gandeng UMKM!

Nah, untuk menjaga tren positif ini agar terus melaju, Pemkab tak segan mengobral kemudahan investasi berupa pemotongan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Eits, tapi tunggu dulu, ada syarat mutlak yang pantang dilanggar oleh para pengusaha!

“Ada insentif pajak berupa pengurangan PBB, dengan syarat perusahaan wajib bermitra dengan minimal dua UMKM,” beber Bupati memberikan tantangan manis yang menguntungkan rakyat kecil.

Respons dari para pengusaha pun tak kalah antusias. Ketua BPC PHRI Kendal, Cahyanto, menegaskan pasukannya siap ‘gaspol’ berkolaborasi. Menurutnya, sinergi lintas sektor antara pengusaha besar dan UMKM adalah kunci utama memajukan pariwisata daerah.

“Kami sangat responsif terhadap ajakan kolaborasi ini, karena sektor usaha kami memang berada di bidang pariwisata, hotel, restoran, dan kafe,” sahut Cahyanto dengan penuh semangat.

Acara bergengsi yang mengusung tema “Mempererat Silaturahmi dan Sinergi untuk Membangun Usaha Pariwisata yang Lebih Hebat” ini turut dihadiri oleh Kepala Disporapar Kendal, Achmad Ircham Chalid, serta 75 pelaku usaha.

Menutup keterangannya, Cahyanto sangat sepakat bahwa derasnya arus investasi tak cuma membuka keran lapangan kerja yang luas, tapi juga memutar roda ekonomi rakyat dengan sangat masif.

0 Komentar