RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Suasana semarak mewarnai peringatan Hari Kartini di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Annisa Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jenggot, Kota Pekalongan. Sebanyak 300 siswa antusias mengikuti karnaval budaya yang dimeriahkan dengan parade mobil hias dan iringan drumband angklung.
Mengangkat tema monumental pahlawan emansipasi perempuan, “Habis Gelap Terbitlah Terang”, agenda ini dirancang khusus untuk menanamkan nilai-nilai kemandirian. Sekaligus, menjadi medium edukasi untuk mengenalkan sosok pejuang perempuan Indonesia kepada anak-anak sejak usia dini.
Ketua Panitia Acara, Mely Sabila, menuturkan bahwa kegiatan ini diinisiasi untuk menumbuhkan kembali spirit perjuangan Raden Ajeng (RA) Kartini di lingkungan institusi pendidikan dasar.
Baca Juga:Proyek Pengecoran Pantura Brangsong Picu Kemacetan, Polisi Perpanjang Jalur Contraflow ke KetapangPadukan Ngaji dan Cek Kesehatan, PCNU Pekalongan Luncurkan Program Jumat Manis Bersih dan Sehat
“Alhamdulillah, kegiatan hari ini berjalan lancar. Kami ingin mengenalkan sosok Ibu Kartini sebagai pribadi yang penuh semangat. Harapannya, anak-anak dapat mengenal sekaligus meneladani nilai-nilai perjuangan beliau sejak dini,” ujar Mely Sabila di sela-sela kegiatan karnaval.
Adu Kreativitas dan Solidaritas Wali Murid
Kemeriahan peringatan sejarah ini tidak lepas dari kolaborasi aktif para wali murid. Mereka tidak sekadar hadir mendampingi buah hatinya, melainkan turut beradu kreativitas dalam merancang dan mendekorasi mobil hias dengan beragam ornamen bernuansa budaya Nusantara.
Aulia, salah seorang perwakilan wali murid, menyambut positif penyelenggaraan karnaval tersebut. Ia menilai, pendekatan visual dan interaktif melalui karnaval merupakan sarana edukasi sejarah yang efektif dan menyenangkan bagi anak-anak.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena anak-anak jadi tahu sejarah pahlawannya dengan cara yang seru. Sebagai orang tua, kami juga senang bisa ikut berpartisipasi menghias mobil, ini jadi bentuk kekompakan kami mendukung pendidikan anak-anak,” kata Aulia menjelaskan esensi kolaborasi tersebut.
Rangkaian peringatan Hari Kartini ini ditutup dengan pawai keliling yang sukses menyedot animo warga sekitar. Kegiatan ini menjadi potret nyata bahwa nilai-nilai keteladanan pahlawan nasional terus dirawat dan diwariskan kepada generasi penerus bangsa sejak usia belia. (mal)
