Salah seorang pelajar yang menjadi peserta aksi, Najla, mengaku mendapatkan pengalaman berharga melalui praktik lapangan tersebut.
“Ini pertama kali kami menanam mangrove. Semoga bisa membantu mengurangi rob dan melindungi rumah warga,” ungkapnya.
Transformasi struktural di Desa Denasri Kulon ini diharapkan dapat menjadi prototipe rujukan mengenai bagaimana sebuah wilayah yang terdegradasi oleh bencana alam dapat disulap menjadi peluang ekonomi baru, tanpa mengesampingkan kaidah mitigasi dan pelestarian lingkungan berkelanjutan.
