RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Pemerintah Desa Kalirejo, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, resmi menggulirkan program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) yang bersumber dari alokasi Dana Desa 2026. Mulai bergulir sejak 2 Mei 2026, inisiatif ini dirancang secara strategis untuk menyerap tenaga kerja lokal sekaligus mengebut pembangunan infrastruktur desa.
Pelaksanaan proyek padat karya ini dilakukan secara bertahap menyasar sejumlah dusun, yang meliputi Dusun Jetakan, Limbangan, Kalibalik, dan Kalingaglik. Kelompok masyarakat, khususnya warga dari kalangan keluarga prasejahtera, dilibatkan langsung sebagai tenaga kerja dengan sistem upah harian.
Pengerjaan yang dilakukan secara swakelola ini memfokuskan kegiatannya pada normalisasi dan pembersihan saluran irigasi pertanian serta penataan lingkungan permukiman warga.
Baca Juga:Penampakan 30 Pikap 4×4 Gagah di Kodim Pekalongan, Siap Digeber untuk Koperasi Merah Putih!Keterbatasan Akses SMA Negeri Picu 2.000 Anak di Kabupaten Pekalongan Tidak Sekolah
Kepala Desa Kalirejo, Teguh Sumaryanto, menyatakan bahwa program ini tidak sekadar berorientasi pada pembangunan fisik. Lebih dari itu, PKTD merupakan strategi jaring pengaman sosial ekonomi untuk menekan angka pengangguran di tingkat desa.
“Padat karya ini bukan hanya mempercepat pembangunan, tapi juga memberi peluang kerja bagi warga. Harapannya, daya beli masyarakat ikut meningkat,” kata Teguh saat memberikan keterangan, Rabu, 6 Mei 2026.
Menurut Teguh, pelibatan warga lokal adalah kunci utama dari keberhasilan program ini. Selain menyuntikkan tambahan pendapatan secara langsung, pendekatan pembangunan partisipatif ini diyakini mampu menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab masyarakat terhadap fasilitas di lingkungan mereka sendiri.
Program padat karya ini dijadwalkan akan terus berlangsung selama beberapa pekan ke depan dengan melibatkan puluhan pekerja yang menjadi representasi dari setiap dusun.
“Pemerintah desa memastikan pelaksanaan berjalan transparan dan tepat sasaran, terutama bagi warga yang membutuhkan,” tutur Teguh.
Optimalisasi saluran irigasi yang dikerjakan melalui program ini juga diproyeksikan mampu mendongkrak produktivitas panen, mengingat sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian di Desa Kalirejo.
Ke depan, Pemerintah Desa Kalirejo berharap inisiatif PKTD tidak hanya memberikan efek kejut ekonomi jangka pendek berupa tambahan penghasilan harian, melainkan membawa dampak positif yang berkesinambungan bagi perbaikan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat luas. (fur)
