Penuhi Hak Pendidikan Napi, Lapas Pekalongan Gandeng SKB Gelar Program Kejar Paket

Penuhi Hak Pendidikan Napi, Lapas Pekalongan Gandeng SKB Gelar Program Kejar Paket
ISTIMEWA KOLABORASI – Lapas Kelas IIA Pekalongan berkolaborasi dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Pekalongan untuk perluasan akses pendidikan bagi WBP.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Hak atas pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara, tak terkecuali bagi mereka yang tengah menjalani masa pidana di balik jeruji besi. Menyadari hal tersebut, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Pekalongan secara resmi menjalin sinergi strategis dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan untuk memfasilitasi program pendidikan kesetaraan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Langkah kolaboratif ini menjadi wujud komitmen nyata pemerintah daerah dalam menyediakan akses pendidikan yang inklusif dan merata, khususnya bagi lapisan masyarakat dengan ruang gerak yang sangat terbatas.

Kepala SKB Kota Pekalongan, Lisa Anggraeni, memaparkan bahwa cakupan kerja sama ini meliputi program edukasi yang komprehensif, mulai dari tahap pemberantasan buta aksara hingga fasilitasi pembelajaran untuk memperoleh ijazah kesetaraan.

Baca Juga:Awas Cuaca Ekstrem di Batang 5-7 Mei 2026, BPBD Peringatkan Ancaman Banjir hingga LongsorPenampakan 30 Pikap 4×4 Gagah di Kodim Pekalongan, Siap Digeber untuk Koperasi Merah Putih!

“Kami berperan sebagai penyelenggara pembelajaran, mulai dari keaksaraan dasar hingga pendidikan kesetaraan Paket A. Sementara pihak Lapas memberikan dukungan penuh dari sisi fasilitas ruang belajar dan pendampingan keamanan,” terang Lisa dalam keterangan resminya, baru-baru ini.

Lisa menambahkan, implementasi kurikulum dalam program ini tidak semata-mata berfokus pada kemampuan kognitif dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung (calistung). Lebih dari itu, materi pembelajaran turut diintegrasikan dengan pembinaan keterampilan praktis (kecakapan hidup) yang diproyeksikan menjadi bekal kemandirian ekonomi narapidana saat mereka bebas nanti.

Investasi Jangka Panjang untuk Reintegrasi Sosial

Inisiatif pemenuhan hak belajar ini mendapat sambutan positif dari Kepala Lapas Kelas IIA Pekalongan, Teguh Suroso. Menurutnya, pemenuhan akses pendidikan adalah bentuk investasi jangka panjang yang krusial untuk memuluskan proses reintegrasi sosial para warga binaan agar dapat kembali diterima oleh lingkungan masyarakat.

“Sinergi dengan SKB adalah bagian penting dalam memanusiakan warga binaan melalui pendidikan. Kami berharap program ini mampu meningkatkan kualitas SDM mereka, sehingga mereka punya rasa percaya diri yang lebih baik untuk memperbaiki masa depan,” tegas Teguh mengutarakan harapannya.

Guna mengukuhkan landasan hukum dari kolaborasi berkelanjutan ini, pihak Lapas Kelas IIA Pekalongan dan SKB Kota Pekalongan sepakat untuk meresmikan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terbaru. Prosesi penandatanganan dokumen strategis tersebut dijadwalkan berlangsung pada pertengahan bulan Mei 2026 bertempat di Lapas Pekalongan, dengan melibatkan sejumlah instansi pemerintah terkait lainnya. (way)

0 Komentar