Resmi Dilantik, Pengurus JATMAN Kota Pekalongan 2026-2030 Fokus Perkuat Khidmat dan Tarekat

Resmi Dilantik, Pengurus JATMAN Kota Pekalongan 2026-2030 Fokus Perkuat Khidmat dan Tarekat
WAHYU HIDAYAT PELANTIKAN – Pelantikan Idarah Syu’biyyah JATMAN Kota Pekalongan oleh Idarah Aliyyah JATMAN di Gedung Aswaja PCNU Kota Pekalongan, Sabtu (9/5/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Kepengurusan Idarah Syu’biyyah Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (JATMAN) Kota Pekalongan untuk masa khidmat 2026–2030 secara resmi telah dikukuhkan. Prosesi pelantikan ini berlangsung khidmat di Gedung Aswaja PCNU Kota Pekalongan, Sabtu, 9 Mei 2026.

Pembacaan baiat pengurus dipimpin langsung oleh Katib ‘Ali, KH Zainal Arifin Ma’shum, dengan didampingi Sekretaris Umum, Dr. KH Ali Abdillah. Agenda tersebut juga dihadiri oleh Mudir ‘Ali Idarah Aliyyah JATMAN, Prof. Dr. KH Ali Masykur Musa, yang turut memberikan arahan strategis.

Dalam pidatonya, KH Ali Masykur Musa mengingatkan tentang empat amanah esensial yang wajib dipegang teguh oleh warga Nahdlatul Ulama (NU). Keempatnya mencakup amanah diniyyah (agama), wathaniyah (kebangsaan), ummah (umat), dan thariqiyyah (tarekat).

Baca Juga:Terjegal Status Aset, Rencana Revitalisasi Taman Kalireyeng Kendal Mandek pada 2026Rawat Tradisi Legenonan, Warga Desa Jagung Pekalongan Perkuat Silaturahmi dan Gotong Royong

“Pertama, amanah diniyyah yang harus terus dijaga karena hanya warga NU yang mampu menjaga amanah ini. Kedua, amanah wathaniyah. Dalam sejarah perjuangan bangsa, NU selalu berada di garda terdepan memperjuangkan NKRI, mulai sebelum kemerdekaan hingga masa sidang Konstituante,” ucap Ali Masykur menegaskan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa amanah ummah merupakan tanggung jawab ulama untuk membimbing masyarakat agar tidak kehilangan arah dalam beragama. Sementara itu, amanah thariqiyyah berfokus pada laku tarekat sebagai instrumen penyucian jiwa (tazkiyah al-nafs wa tashfiyah al-qalb).

Makna Pengabdian di Atas Ketaatan

Merespons pelantikan tersebut, Rais JATMAN Kota Pekalongan, KH M. Mujib Hidayat, menyampaikan rasa syukurnya. Ia menginstruksikan seluruh jajaran pengurus untuk mendedikasikan diri sepenuhnya demi kemaslahatan umat.

“Alhamdulillah, Idarah Syu’biyyah JATMAN Kota Pekalongan telah resmi ber-SK dan dilantik. Mudah-mudahan seluruh pengurus benar-benar melaksanakan tugas bukan sekadar kewajiban, tetapi sebagai bentuk khidmah (pengabdian),” tuturnya.

Menurut Mujib, esensi khidmah memiliki kedudukan yang lebih tinggi dibandingkan sekadar ketaatan struktural. Pengabdian menuntut kepekaan pengurus untuk mengeksekusi langkah yang bermanfaat bagi masyarakat luas, meskipun tanpa adanya perintah langsung dari atasan organisasi.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan Idarah Wustha JATMAN Jawa Tengah, Prof. Dr. Mahmutarom, menyoroti kuatnya tradisi spiritual dan keilmuan ulama Nusantara di masa lampau yang disegani dunia internasional.

0 Komentar