“TK harus menjadi rumah kedua bagi anak-anak untuk belajar, bermain, dan tumbuh dengan penuh kasih sayang,” ucap Ferinando menambahkan.
Di sisi lain, Wakil Ketua PGRI Kabupaten Kendal, Iwan Susanto, menegaskan jajaran organisasi profesi tersebut terus mengawal perjuangan peningkatan regulasi kesejahteraan para guru TK di Kendal. Kebijakan advokasi tersebut menyasar guru dengan status Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun tenaga pendidik non-ASN (honorer).
“Kami selalu mendukung kegiatan IGTKI-PGRI untuk meningkatkan mutu guru ASN maupun non-ASN,” tegas Iwan Susanto.
Baca Juga:Target Eliminasi 2030, Dinkes Batang Temukan 451 Kasus TBC dan Gencarkan Skrining Jemput BolaBerawal dari Penemuan Bayi di Ringinarum, Polres Kendal Tangkap Ayah yang Tega Setubuhi Anak Kandung
Agenda perayaan HUT IGTKI-PGRI ke-76 ini juga dimeriahkan oleh pentas seni kebudayaan yang merepresentasikan delegasi guru dari seluruh kecamatan di Kabupaten Kendal, mulai dari pertunjukan musik rebana, tari kreasi modern, pementasan drama kolosal, olah vokal, hingga lantunan qiroatil qur’an.
