Jadi Fondasi Masa Depan Anak, Pemkab Kendal Siapkan Rehab 10 Sekolah Taman Kanak-Kanak

Jadi Fondasi Masa Depan Anak, Pemkab Kendal Siapkan Rehab 10 Sekolah Taman Kanak-Kanak
ABDUL GHOFUR Pemotongan tumpeng oleh Kepala Disdikbud Kendal, Ferinando RAD Bonay dan diserahkan kepada Ketua IGTKI-PGRI Kendal, Siti Werdiningsih mewarnai peringatan HUT ke-76 IGTKI-PGRI Kabupaten Kendal yang digelar di Pendopo Kendal, Kamis (21/5/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor pendidikan anak usia dini (PAUD). Otoritas daerah menilai, peran para pendidik di tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) sangat vital dalam membentuk karakter, mentalitas, serta kemampuan kognitif anak sejak dini. Guru TK dipandang sebagai ujung tombak sekaligus peletak fondasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) di masa depan.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Ferinando RAD Bonay, saat membacakan pidato sambutan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, dalam peringatan HUT ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) – PGRI Kabupaten Kendal. Agenda ini dipusatkan di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Kamis, 21 Mei 2026.

“Mendidik anak usia dini, mengenalkan nilai-nilai dasar, hingga mengelola emosi anak setiap hari bukan pekerjaan ringan. Di pundak guru TK lahir fondasi karakter dan masa depan anak-anak Kendal,” ujar Ferinando saat membacakan amanat tertulis dari Bupati Kendal.Suntikan Dana Segar dan Rehabilitasi Gedung Sekolah

Baca Juga:Target Eliminasi 2030, Dinkes Batang Temukan 451 Kasus TBC dan Gencarkan Skrining Jemput BolaBerawal dari Penemuan Bayi di Ringinarum, Polres Kendal Tangkap Ayah yang Tega Setubuhi Anak Kandung

Sebagai langkah nyata untuk mendongkrak mutu pendidikan di tingkat tapak, Pemkab Kendal tengah mematangkan skema bantuan penataan infrastruktur sekolah. Otoritas pendidikan menyiapkan program rehabilitasi fisik yang akan menyasar 10 satuan pendidikan TK di berbagai wilayah Kendal.

Ferinando memaparkan, alokasi anggaran perbaikan tersebut bersumber dari draf program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal serta hasil serap aspirasi melalui jalur partai politik. Stimulus finansial ini dialokasikan untuk membiayai renovasi kerusakan ruang kelas hingga pembangunan konstruksi gedung baru.

“Bantuan anggaran itu untuk rehab atau bangunan baru dengan minimal Rp500 juta dan bisa lebih tergantung tingkat kerusakannya,” kata Ferinando merinci rencana intervensi ruang fiskal pendidikan tersebut.

Dorong Penguatan Sinergi Wajib Belajar 13 Tahun

Bupati Kendal melalui Kepala Dinas Pendidikan juga mengapresiasi konsistensi para pengajar dalam memelihara mutu ekosistem belajar anak. Momentum pertambahan usia IGTKI-PGRI tahun ini mengusung tema besar “Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun”.

Pemerintah daerah berharap tema tersebut mampu mengonstruksi kesadaran kolektif wali murid dan masyarakat umum mengenai arti penting PAUD. Pola pengajaran yang humanis dan ramah anak menjadi kunci keberhasilan adaptasi siswa.

0 Komentar