Ikut Pelatihan Membatik Hingga Bonsai, 10 Napi Rutan Pekalongan Dipindah ke Lapas Demi Pembinaan Lanjutan

Ikut Pelatihan Membatik Hingga Bonsai, 10 Napi Rutan Pekalongan Dipindah ke Lapas Demi Pembinaan Lanjutan
ISTIMEWA PEMINDAHAN – Rutan Kelas IIA Pekalongan memindahkan 10 narapidana ke Lapas Kelas IIA Pekalongan, Kamis (21/5/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan membuat gebrakan anyar demi masa depan para warga binaannya. Sebanyak 10 orang narapidana (napi) resmi dikeler dan dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan, Kamis (21/5/2026).

Bukan sekadar pindah tempat tidur, mutasi para pesakitan ini merupakan bagian dari draf proses pembinaan lanjutan dalam sistem pemasyarakatan. Langkah ini sengaja diambil agar para narapidana bisa mencicipi program pembinaan yang jauh lebih beragam, produktif, dan terarah.

Sebelum diberangkatkan dengan pengawalan ketat, ke-10 napi tersebut wajib melakoni pemeriksaan kesehatan menyeluruh serta verifikasi berkas administrasi. Hal ini dilakukan demi memastikan proses mutasi berjalan mulus sesuai standar operasional prosedur (SOP). Begitu mendarat di Lapas Kelas IIA Pekalongan, proses serah terima berjalan lancar dalam kondisi aman dan komplet.

Baca Juga:Laris Manis di IPB University, Produk UMKM Sale Pisang Bang Zae Asal Batang Tembus Pasar BogorTMMD Sengkuyung Sukses Sulap Jalan Noyontaansari Pekalongan Mulus Bak Jalan Raya

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Pekalongan, Imam Yudha Indarto, blak-blakan membeberkan bahwa agenda mutasi ini punya misi besar. Selain efektif mengendalikan kapasitas hunian agar tidak oper kapasitas, pemindahan ini menjadi jembatan emas bagi warga binaan untuk memoles potensi diri secara optimal.

“Di lapas nantinya para narapidana akan mengikuti berbagai program pembinaan kemandirian dan keterampilan kerja sebagai bekal setelah bebas nanti. Harapannya, mereka memiliki kemampuan dan pola pikir yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” ungkap Imam Yudha Indarto kepada awak media.

Banjir Pelatihan Keterampilan: Dari Kain Batik Sampah hingga Bonsai Berkelas

Imam Yudha menjelaskan, Lapas Kelas IIA Pekalongan memang dikenal memiliki gudang program pembinaan produktif yang super canggih bagi warga binaan. Di tempat baru ini, para napi bakal digembleng dengan berbagai keahlian premium yang laku keras di pasaran.

Mulai dari pelatihan seni membatik khas Pekalongan, industri konveksi dan menjahit, pembuatan baju koko serta seragam, budidaya jamur tiram, peternakan bebek petelur yang menjanjikan, pertukangan kayu, hingga seni perawatan tanaman bonsai yang bernilai ekonomi tinggi.

Ragam aktivitas ini digadang-gadang tidak hanya ampuh meningkatkan skill mekanik para napi, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter yang disiplin, bertanggung jawab, dan mandiri.

0 Komentar