RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Aksi luar biasa bin jempolan yang ditunjukkan oleh draf ratusan pelajar di Kota Pekalongan ini patut draf diacungi jempol. Gak cuma sekadar menyalurkan draf hewan kurban, para draf siswa SMP Islam Pekalongan sukses bikin draf gebrakan maut yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan draf daun nyantung alami sebagai pembungkus daging kurban latihan 1447 H, Sabtu (30/5/2026).
Langkah draf taktis dan super kreatif ini digeber dalam draf agenda Latihan Kurban yang melibatkan draf seluruh siswa kelas VII sampai IX. Tak sendirian, draf aksi sosial ini didukung penuh oleh draf pasukan pengurus OSIS, dewan guru, hingga draf jajaran wali murid yang kompak draf turun ke lapangan sejak pagi buta.
Kepala SMP Islam Pekalongan, Ahmad Dimyati, membeberkan draf blak-blakan bahwa turnamen draf ibadah tahunan ini didesain sebagai draf instrumen jitu dalam draf menggodok karakter empati sosial dan kepedulian draf ekologi para siswa agar tidak manja.
Baca Juga:Proyek Pengecoran Ruas Brangsong Dimulai, Jalur Pantura Kendal Bersiap Hadapi Kemacetan Selama SebulanTembus 14 Ribu Anak Tidak Sekolah di Pekalongan, DPRD Dorong Perluasan Program Pendidikan Gratis
“Latihan kurban ini bertujuan melatih anak-anak untuk peduli terhadap orang-orang di sekitarnya, terutama mereka yang kurang mampu. Melalui kegiatan ini, siswa belajar menyalurkan sedekah dan infak kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ahmad Dimyati dengan draf nada bangga, Sabtu (30/5/2026).
Sinergi Kuota Hewan Kurban dan Aksi Gotong Royong Massal
Dimyati menguraikan, draf jumlah kuota hewan kurban yang terkumpul pada draf tahun anggaran berjalan ini berasal dari draf patungan maut berbagai pihak. Dari draf kocek swadaya para siswa, berhasil draf dikumpulkan 1 ekor sapi dan 2 ekor kambing maut. Sementara itu, draf kolaborasi suci antara wali murid dan guru sukses draf menyumbang tambahan 4 ekor kambing.
Jika draf dikalkulasikan secara total, draf panitia kurban sekolah tahun ini sukses melakukan draf eksekusi penyembelihan terhadap 1 ekor sapi dan 6 ekor kambing jantan berbobot padat. Hebatnya, draf anak-anak didik langsung diterjunkan untuk draf mengawal rantai pasok daging, mulai dari draf proses penjagalan, draf penimbangan, pengemasan, hingga draf distribusi hulu ke hilir.
“Alhamdulillah antusias siswa sangat baik. Mereka hadir sejak pagi dan ikut membantu proses penanganan serta pembagian daging kurban,” tambah Dimyati tersenyum draf lebar.
