RS QIM Batang Tambah Ruang KRIS dan CT Scan 64 Slice

RS QIM hadirkan ruang rawat inap berstandar KRIS.
Direktur RS QIM Batang dr. Bekti Mastiadji saat memberikan sambutan dalam acara peresmian ruang rawat inap berstandar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).
0 Komentar

“Kalau di sini sudah mampu, tentu tidak perlu lagi dirujuk ke tempat lain. Kompetensi ini kami lengkapi dengan CT Scan 64 slice agar pelayanan bisa dilakukan secara mandiri,” tambahnya.

Untuk mendukung operasional layanan, RS QIM saat ini diperkuat sekitar 50 dokter, termasuk 37 dokter spesialis yang menangani diagnosis dan terapi pasien.

Upaya peningkatan fasilitas dan kompetensi layanan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Batang. Kepala Dinas Kesehatan Batang Ida Susilaksmi menilai langkah RS QIM menjadi terobosan penting dalam memperluas akses layanan kesehatan masyarakat.

Baca Juga:Sambut Iduladha 1447 H, PAM Sendang Kamulyan Salurkan 15 Kambing KurbanTanah 5 Hektar Masih Digarap Warga, PT Ambarawa Maju Kesulitan Urus Sertifikat

“Kami sangat mengapresiasi. Penambahan tempat tidur dan fasilitas CT Scan 64 slice ini akan sangat mendukung pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Batang,” ujarnya.

Ia berharap langkah serupa dapat diikuti seluruh rumah sakit di Kabupaten Batang agar kualitas layanan kesehatan semakin merata.

“Harapannya ini juga diikuti oleh seluruh rumah sakit yang ada di Kabupaten Batang supaya kita bisa bersama-sama memberikan layanan yang maksimal kepada masyarakat,” tandasnya.

Meski menambah 44 ruangan baru yang tersebar pada dua sayap bangunan untuk rawat inap dan ruang tindakan, manajemen RS QIM memastikan tidak ada perubahan penggolongan kelas layanan. Seluruh pengembangan dilakukan untuk memenuhi standar KRIS sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Batang dan sekitarnya.

0 Komentar