RS QIM Batang Tambah Ruang KRIS dan CT Scan 64 Slice

RS QIM hadirkan ruang rawat inap berstandar KRIS.
Direktur RS QIM Batang dr. Bekti Mastiadji saat memberikan sambutan dalam acara peresmian ruang rawat inap berstandar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).
0 Komentar

*Pasien Tak Perlu Lagi Banyak Dirujuk

BATANG – Rumah Sakit (RS) Qolbu Insan Mulia (QIM) Batang terus memperkuat kualitas layanan kesehatan. Rumah sakit swasta tersebut meresmikan penambahan puluhan ruang rawat inap berstandar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) sekaligus meng-upgrade alat diagnostik CT Scan dari 16 slice menjadi 64 slice.

Direktur RS QIM Batang dr. Bekti Mastiadji mengatakan, pengembangan fasilitas tersebut merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam mendukung kebijakan pemerintah sekaligus meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Sebagai bentuk komitmen kami dalam mendukung kebijakan pemerintah sekaligus menjaga akses pelayanan kepada masyarakat, RS QIM melakukan pembangunan ruang rawat inap Kepodang dan Rajawali,” ujarnya saat peresmian, Rabu (10/6).

Baca Juga:Sambut Iduladha 1447 H, PAM Sendang Kamulyan Salurkan 15 Kambing KurbanTanah 5 Hektar Masih Digarap Warga, PT Ambarawa Maju Kesulitan Urus Sertifikat

Menurutnya, pembangunan ruang rawat inap baru dilakukan untuk memastikan kapasitas pelayanan tetap memadai sekaligus memenuhi standar KRIS yang ditetapkan pemerintah. Sistem KRIS sendiri mengharuskan rumah sakit memenuhi 12 kriteria pelayanan guna menciptakan lingkungan perawatan yang lebih nyaman dan mendukung proses penyembuhan pasien.

“Latar belakangnya adalah adanya peraturan pemerintah yang mewajibkan pasien itu harus nyaman. Sakit, tapi tetap nyaman sehingga proses penyembuhan bisa lebih cepat,” katanya.

Tak hanya menambah ruang rawat inap, RS QIM juga memperkuat kompetensi layanan medis melalui peningkatan sarana dan alat kesehatan. Langkah itu merupakan tindak lanjut dari amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 yang mendorong peningkatan kompetensi rumah sakit.

Salah satu penguatan layanan dilakukan dengan menghadirkan CT Scan 64 slice. Sebelumnya, RS QIM hanya memiliki CT Scan 16 slice.

“Ini merupakan investasi yang kami lakukan demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan teknologi yang lebih mutakhir,” tegas dr. Bekti.

CT Scan 64 slice memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari hasil pencitraan yang lebih detail, waktu pemeriksaan lebih cepat, hingga kemampuan deteksi dini berbagai penyakit. Teknologi tersebut juga dinilai sangat mendukung layanan kegawatdaruratan seperti stroke, penyakit jantung, dan kasus-kasus kritis lainnya.

Dengan kualitas diagnostik yang lebih akurat, dokter dapat menentukan terapi secara lebih tepat dan optimal. Kehadiran alat tersebut juga diharapkan mampu mengurangi angka rujukan pasien ke rumah sakit di luar daerah.

0 Komentar