DPRD Batang Pastikan Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Aman Meski Ada Efisiensi

DPRD Batang Pastikan Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Aman Meski Ada Efisiensi
M. DHIA THUFAIL - Wabup Batang Suyono (tengah) berfoto bersama pengurus dan peserta usai Rakerkab KONI Batang di Aula Bupati Batang, Sabtu (13/6/2026).
0 Komentar

BATANG, RADARPEKALONGAN.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memastikan bahwa kebijakan efisiensi anggaran tidak akan berdampak pada alokasi bonus bagi atlet dan pelatih yang meraih prestasi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.

Wakil Ketua DPRD Batang, Danang Aji Saputra, menyatakan bahwa pihak legislatif mendukung penuh langkah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Batang yang untuk pertama kalinya memasukkan pelatih sebagai penerima bonus prestasi bersama dengan atlet. Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk apresiasi yang setimpal atas peran pelatih dalam mencetak prestasi olahraga di daerah.

“Kalau dari Dewan pasti mendukung. Nanti kembali ke postur anggaran yang disampaikan oleh TAPD. Kalau sudah masuk pembahasan di Dewan, kami tidak mungkin mengurangi. KONI silakan berkomunikasi dengan TAPD agar anggarannya bisa masuk. Kami akan membantu semaksimal mungkin,” ujarnya usai menghadiri Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Batang di Aula Bupati Batang, Sabtu (13/6/2026).

Baca Juga:Haflah Akhirussanah di Gedung DPRD Kendal, 64 Siswa SD Muhammadiyah Purin DilepasPerangkat Desa di Kendal Rudapaksa Disabilitas hingga Hamil, Divonis 12 Tahun

Hingga saat ini, besaran bonus maupun total kebutuhan anggaran masih menunggu proyeksi perolehan medali yang tengah disusun oleh KONI Batang. Namun, Danang menegaskan bahwa kondisi keuangan daerah tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan hak atlet maupun pelatih yang telah berjuang mengharumkan nama daerah.

Menurutnya, bonus bukan sekadar penghargaan materi, melainkan juga bentuk penghormatan atas kerja keras, disiplin, dan pengorbanan para insan olahraga selama menjalani proses latihan hingga kompetisi.

“Kalau menurut saya, ada efisiensi atau tidak, bonus untuk atlet dan pelatih itu wajib. Bagaimanapun caranya harus dikomunikasikan antara KONI dan pemerintah daerah. Prinsip kami, bonus atlet dan pelatih harus tetap terpenuhi,” tegas politisi Partai Golkar tersebut.

Saat ini, DPRD masih menunggu hasil komunikasi lanjutan antara KONI Batang dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terkait skema penganggaran bonus Porprov 2026. Danang memastikan pihak legislatif siap mengawal usulan tersebut hingga masuk dalam pembahasan anggaran daerah.

Diketahui, sebanyak 156 atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor) saat ini tengah menjalani persiapan untuk membawa pulang prestasi terbaik bagi Kabupaten Batang. Dukungan politik anggaran dari legislatif ini diharapkan dapat membuat atlet dan pelatih lebih tenang dalam menjalani masa persiapan.

0 Komentar