PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID – Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pekalongan mengambil langkah besar dalam pengelolaan pendidikan dengan mencanangkan pembentukan direktorat pendidikan yang mengintegrasikan seluruh jenjang sekolah di bawah naungannya. Keputusan strategis ini diumumkan bersamaan dengan kegiatan wisuda Tahfidz siswa-siswi Al-Irsyad, menjadikan momen tersebut semakin istimewa.
Ketua Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pekalongan, Isa Salim Attamimi, menjelaskan bahwa pembentukan direktorat ini merupakan bentuk komitmen yayasan untuk menjaga kesinambungan program pendidikan dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Selama ini, masing-masing unit sekolah berjalan secara terpisah, sehingga visi dan misi yayasan sulit diterapkan secara konsisten di semua jenjang.
“Kami mencanangkan pembentukan direktorat untuk menjaga kesinambungan pendidikan dari TK, SD, SMP hingga SMA. Direktorat ini sangat penting agar seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan secara berkelanjutan dan terarah,” jelas Isa Salim Attamimi di sela-sela acara wisuda.
Baca Juga:Warung Sup Ayam Kandang Panjang Hangus, Ledakan Tabung Gas Gegerkan WargaKapolres Kendal Pimpin Evakuasi Siti Rokhanah dari Rumah Terendam Rob ke Hunian Baru
Dengan adanya struktur baru ini, yayasan akan lebih mudah mengoordinasikan kurikulum nasional, kurikulum keagamaan, serta nilai-nilai khas Al-Irsyad secara seragam di semua unit pendidikan. Sistem pengelolaan terpusat ini dinilai akan memperkuat identitas dan kualitas pendidikan yang diusung yayasan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Mabruri, yang hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan ini. Menurutnya, langkah yayasan Al-Irsyad merupakan lompatan manajemen pendidikan yang modern dan patut dicontoh.
“Gerakan pendidikan dari TK, SD, SMP hingga SMA harus seirama dan tidak berjalan sendiri-sendiri. Dengan adanya direktorat, kurikulum nasional, kurikulum keagamaan, dan kekhasan Al-Irsyad dapat dikelola dengan baik, sekaligus menjamin keberlanjutan pola pendidikan antarsatuan pendidikan,” ujar Mabruri.
Ia menambahkan bahwa dunia pendidikan saat ini membutuhkan pengelolaan yang profesional dan terintegrasi. Terobosan Al-Irsyad diharapkan mampu menginspirasi lembaga pendidikan lain di Kota Pekalongan untuk melakukan inovasi serupa demi peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Dengan hadirnya Direktorat Pendidikan Al-Irsyad, harapan besar disematkan pada lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan Kota Pekalongan. (mal)
