Salah seorang siswa, Ibnu, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Ia mengaku sebelumnya hanya mengenal beberapa permainan tradisional seperti egrang dan sudamanda. Kini, ia dan teman-temannya mendapatkan pengalaman bermain yang seru sekaligus mendidik.
Dengan hadirnya program ini, Disdikbud Batang berharap permainan tradisional dapat kembali menjadi bagian dari keseharian anak-anak, mengurangi waktu layar, serta menumbuhkan generasi yang sehat, kreatif, dan mencintai budaya bangsanya. (nov)
