Selain khitan gratis, setiap peserta juga menerima berbagai fasilitas pendukung yang cukup lengkap, mulai dari school kit, buku tuntunan salat, perlengkapan salat, suvenir, uang saku Rp150 ribu, hingga layanan kontrol pasca-khitan sampai dinyatakan sembuh total.
“Kami juga menyediakan ruang perawatan yang lebih privat agar anak-anak dan keluarga merasa nyaman selama proses pemulihan,” jelas Miftakhul.
Ia juga membeberkan bahwa RSDI Kaliwungu terus memperkuat layanan kesehatan dengan menghadirkan berbagai dokter spesialis dan fasilitas modern. Rumah sakit ini bahkan telah melayani pasien dari berbagai negara, termasuk Korea Selatan dan Tiongkok, serta menyediakan layanan dalam tiga bahasa: Indonesia, Inggris, dan Mandarin.
Baca Juga:Warung Sup Ayam Kandang Panjang Hangus, Ledakan Tabung Gas Gegerkan WargaKapolres Kendal Pimpin Evakuasi Siti Rokhanah dari Rumah Terendam Rob ke Hunian Baru
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen sosial yang tinggi, Khitan Ceria Lazismu Kendal diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain dan kelak menjelma menjadi program nasional yang menjangkau lebih banyak anak di seluruh Indonesia. (fur)
