Wakil Kepala BPS Republik Indonesia, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, menyebut bahwa target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen hanya dapat diwujudkan jika struktur ekonomi dipahami secara mendalam melalui sensus yang berkualitas. Jumlah usaha di Jawa Tengah yang hampir mencapai 5 juta unit—setara 15,25 persen dari total usaha di Indonesia—menjadikan provinsi ini sebagai salah satu pilar utama perekonomian nasional.
“Artinya, seperempat unit usaha di Pulau Jawa berada di Jawa Tengah dan sekitar 15 persen usaha di Indonesia juga berada di provinsi ini. Kalau kita mendata di Jawa Tengah dengan sangat baik, artinya kita menyelesaikan setidaknya 15% kualitas pendataan di Indonesia,” tegas Sonny.
Acara pencanangan ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI Ateng Hartono, Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah Bali Sa’id, serta seluruh bupati dan wali kota se-Jawa Tengah sebagai bentuk komitmen bersama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. (yon)
