Ia menjelaskan, Kabupaten Kendal memiliki potensi perikanan yang besar dengan lima TPI, kawasan tambak, serta sentra budidaya udang vaname. Namun, hasil perikanan bernilai ekonomi tinggi lebih banyak dijual dibandingkan dikonsumsi masyarakat.
“Kami berharap pelatihan ini mampu mendekatkan masyarakat dengan budidaya ikan sekaligus meningkatkan konsumsi ikan di tingkat keluarga,” pungkasnya. (fur)
