Polres Pekalongan Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Cegah Kebakaran

Polres Pekalongan Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi Cegah Kebakaran
APEL KESIAPSIAGAAN KARHUTLA: Polres Pekalongan gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla. Foto: Hadi Waluyo.
0 Komentar

PEKALONGAN, RADARPEKALONGAN.ID – Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan melalui Satuan Binmas menggelar Apel Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sebagai langkah strategis untuk memperkuat kesiapan personel serta meningkatkan sinergi lintas instansi dalam mengantisipasi potensi kebakaran di wilayah Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Sokosari, Kecamatan Karanganyar, Selasa (7/7/2026).

Apel kesiapsiagaan tersebut diikuti oleh personel Sat Binmas Polres Pekalongan bersama anggota Polisi Kehutanan (Polhut) KPH Pekalongan. Kolaborasi antara kepolisian dan instansi kehutanan ini menjadi bentuk nyata sinergi antarlembaga dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi pada musim kemarau.

Dalam kegiatan tersebut, KBO Binmas Polres Pekalongan Iptu Suwarti bertindak sebagai pimpinan apel. Ia menyampaikan arahan kepada seluruh peserta mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama seiring dengan masuknya musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran akibat cuaca kering dan angin kencang.

Baca Juga:Wali Kota Pekalongan Kaji Merger Sekolah Dasar, SPMB 2026 Berjalan TransparanDishub Batang Gencar Sosialisasi Aturan Sepeda Listrik, Anak Usia Sekolah Jadi Sasaran Utama

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel bersama, kemudian dilanjutkan dengan latihan penanganan kebakaran hutan dan lahan. Simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis personel dalam menghadapi kondisi darurat di lapangan, mulai dari teknik pemadaman hingga evakuasi dan koordinasi antarpetugas.

Iptu Suwarti mengatakan bahwa apel kesiapsiagaan ini merupakan upaya membangun koordinasi yang solid serta meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh personel memahami tugas dan prosedur penanganan kebakaran hutan dan lahan. Melalui sinergi dengan Polhut dan instansi terkait, kami berharap upaya pencegahan maupun penanganan Karhutla dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujarnya.

Suwarti juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar maupun melakukan aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran. Ia menekankan bahwa kesadaran masyarakat menjadi faktor kunci dalam upaya pencegahan Karhutla.

“Peran masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Kami mengajak seluruh warga agar lebih peduli terhadap lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran di wilayahnya,” tambahnya.

0 Komentar