Libur Panjang, Jumlah Penumpang KA di Stasiun Batang Melonjak 40 Persen

Libur Panjang, Jumlah Penumpang KA di Stasiun Batang Melonjak 40 Persen
DOK. ISTIMEWA, PADATI STASIUN - Suasana Stasiun Batang dipadati warga saat libur sekolah. Jumlah pengguna kereta api meningkat selama masa libur panjang.
0 Komentar

BATANG, RADARPEKALONGAN.ID – Keberadaan Stasiun Batang semakin menjadi primadona bagi masyarakat yang ingin bepergian menggunakan kereta api. Selama masa libur panjang sekolah, jumlah pengguna transportasi kereta api di stasiun tersebut mengalami peningkatan signifikan, terutama untuk perjalanan menuju Semarang dan Tegal yang menjadi rute favorit pemudik dan wisatawan.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Stasiun Batang, jumlah penumpang KA Kaligung selama periode liburan meningkat dari rata-rata sekitar 50 orang menjadi 70 penumpang per hari atau melonjak hingga 40 persen.

Lonjakan tersebut terjadi seiring meningkatnya aktivitas masyarakat yang memanfaatkan libur panjang untuk berlibur bersama keluarga, pulang kampung, maupun kembali bekerja setelah cuti.

Baca Juga:Tiga Kotak Amal Masjid An Nur Kaliwungu Permai Digasak Maling, Aksi Pelaku Terekam CCTVHasil Observasi Dokter Jiwa: Pelaku Penusukan Maut di Tratebang Alami Gangguan Jiwa

Lokasi stasiun yang strategis menjadi salah satu alasan utama masyarakat memilih keberangkatan dari Batang dibanding harus menempuh perjalanan lebih jauh menuju stasiun di daerah lain.

Hal itu dirasakan langsung oleh Otin dan Arif, warga Kecamatan Subah, yang menggunakan KA Kaligung dari Stasiun Batang untuk kembali bekerja di Tegal setelah menikmati liburan dua minggu di kampung halaman.

“Kemarin sudah liburan dua minggu di kampung halaman Subah, sekarang mau kembali kerja ke Tegal lewat Stasiun Batang. Dari rumah orang tua lebih dekat dibanding harus ke Stasiun Pekalongan,” ujar Otin saat ditemui di Stasiun Batang, Kamis (9/7/2026).

Selain faktor jarak tempuh yang lebih pendek, keduanya juga mengaku terbantu dengan adanya program potongan harga tiket yang diberikan oleh PT KAI selama masa libur panjang. Diskon sebesar 30 persen yang berlaku sejak 20 Juni hingga 5 Juli 2026 membuat tarif KA Kaligung yang sebelumnya Rp85 ribu turun menjadi Rp59 ribu per orang.

“Harganya lumayan lebih hemat, sangat membantu untuk pekerja seperti saya,” katanya.

Hal serupa disampaikan oleh Suritno, warga Kecamatan Bandar, yang mengaku rutin memanfaatkan Stasiun Batang untuk perjalanan ke luar kota. Sejak stasiun tersebut resmi beroperasi dan melayani publik, ia lebih memilih menggunakan KA Kaligung menuju Semarang maupun Tegal karena dinilai lebih efisien dari segi waktu dan biaya.

“Yang pasti jaraknya lebih dekat dari Bandar ke Semarang atau Tegal. Kalau harus lewat Stasiun Pekalongan terlalu jauh, apalagi anak saya kuliah di Semarang, jadi lebih praktis lewat Stasiun Batang,” jelasnya.

0 Komentar